Tebing Tinggi – Malam yang biasanya menjadi panggung bagi aksi ugal-ugalan dan kejahatan jalanan, kali ini berubah menjadi malam penuh kewaspadaan. Deru kendaraan taktis dan langkah tegas aparat gabungan menggema di berbagai sudut Kota Tebing Tinggi. Sabtu malam (25/7/2026), Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Sumut bersama Polres Tebing Tinggi menggelar patroli skala besar sebagai bentuk perang terbuka terhadap geng motor, balap liar, tawuran, serta berbagai aksi kriminal yang mengancam rasa aman masyarakat.
Sebelum operasi dimulai, seluruh personel mengikuti apel kesiapan yang dipimpin Kabag Ops Polres Tebing Tinggi, Kompol Herliandri, S.H. Apel tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan penegasan bahwa negara hadir dan tidak akan memberikan sedikit pun ruang bagi siapa saja yang mencoba mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.
Dengan penuh kesiapsiagaan, pasukan gabungan bergerak menyisir titik-titik yang selama ini dikenal rawan gangguan kamtibmas, mulai dari Gapura Desa Paya Kuruk, Underpass Tol Tebing Tinggi–Pematangsiantar, hingga sejumlah ruas jalan utama dan kawasan perbatasan wilayah hukum Polres Tebing Tinggi. Lampu rotator yang menyala dan kehadiran aparat bersenjata lengkap menjadi simbol bahwa keamanan masyarakat adalah harga mati yang harus dijaga.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Operasi gabungan yang melibatkan personel Polres Tebing Tinggi, Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Sumut, serta Sub Denpom Kota Tebing Tinggi menunjukkan soliditas lintas institusi dalam menjaga stabilitas keamanan. Sinergi ini menjadi benteng kokoh untuk memastikan masyarakat dapat menikmati malam akhir pekan tanpa dihantui rasa takut.
Hasil patroli membuktikan keseriusan aparat. Sebanyak 20 unit sepeda motor berknalpot tidak sesuai spesifikasi teknis (knalpot brong) langsung ditindak sebagai bentuk penegakan hukum terhadap pelanggaran yang meresahkan masyarakat. Sementara itu, aksi balap liar, tawuran antar geng motor, tindak pidana 3C (Curat, Curas, dan Curanmor), begal, maupun kejahatan jalanan lainnya berhasil dicegah dan tidak ditemukan selama patroli berlangsung.
Komandan Satuan Brimob Polda Sumut, Kombes Pol. M. Rendra Salipu, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa patroli skala besar akan terus digelar secara konsisten sebagai langkah preventif untuk memutus mata rantai gangguan kamtibmas sebelum berkembang menjadi ancaman yang lebih besar.
“Kami akan terus meningkatkan patroli dan langkah-langkah preventif bersama jajaran kewilayahan guna memberikan rasa aman kepada masyarakat. Kehadiran personel di lapangan diharapkan mampu mencegah berbagai potensi gangguan kamtibmas sejak dini, sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman,” tegas Kombes Pol. M. Rendra Salipu.
Patroli skala besar ini menjadi bukti bahwa Satuan Brimob Polda Sumut tidak hanya hadir saat kejahatan terjadi, tetapi berdiri di garis terdepan untuk mencegahnya. Di tengah ancaman geng motor, balap liar, dan kriminalitas jalanan, kehadiran aparat menjadi tameng yang menenangkan masyarakat sekaligus peringatan keras bagi para pelaku kejahatan bahwa tidak ada ruang untuk mengusik keamanan di Kota Tebing Tinggi. Dengan sinergi yang semakin kuat, Polri terus meneguhkan komitmennya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif.
Indra/humas













