BELAWAN, 11 Agustus 2026 — Di balik setiap aktivitas pelabuhan yang terus bergerak, ada komitmen besar untuk memastikan seluruh proses berjalan dengan benar, aman, dan bertanggung jawab.
Komitmen itulah yang kembali ditegaskan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 1 Belawan melalui pelaksanaan Audit Internal Sistem Manajemen Terpadu (SMT) Tahun 2026, yang berlangsung pada 10–11 Agustus 2026.
Bukan sekadar rutinitas pemeriksaan, audit internal ini menjadi momentum penting bagi perusahaan untuk melihat kembali sejauh mana sistem manajemen diterapkan dalam setiap lini pekerjaan, sekaligus menemukan ruang-ruang perbaikan demi menghadirkan kinerja yang semakin baik dan berkelanjutan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Audit mencakup penerapan ISO 9001, ISO 14001, Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3)/ISO 45001, ISPS Code, serta ISO 37001.
Proses audit dilakukan melalui peninjauan dokumen, konfirmasi terhadap implementasi sistem di lapangan, hingga pembahasan bersama unit-unit kerja terkait.
Semua dilakukan dengan satu tujuan: memastikan bahwa standar bukan hanya tertulis di atas kertas, tetapi benar-benar hidup dalam budaya kerja.
Executive General Manager Pelindo Regional 1 Belawan, Yusrizal, menegaskan bahwa audit internal merupakan bagian penting dalam menjaga konsistensi penerapan sistem manajemen sekaligus membangun semangat perbaikan di seluruh lingkungan kerja.
“Audit internal menjadi kesempatan bagi kami untuk mengevaluasi penerapan sistem manajemen yang telah berjalan. Hasil dari proses ini tentunya menjadi masukan untuk terus melakukan perbaikan dan meningkatkan kualitas pelaksanaan kerja di lingkungan Pelindo Regional 1 Belawan,” ujar Yusrizal.
Bagi Pelindo Regional 1 Belawan, setiap temuan bukan semata-mata menjadi catatan, tetapi menjadi cermin untuk melihat apa yang masih perlu diperbaiki.
Setiap evaluasi menjadi pijakan.
Setiap kekurangan menjadi pelajaran.
Dan setiap perbaikan menjadi langkah untuk membangun pelayanan serta operasional pelabuhan yang semakin berkualitas.
Di tengah tuntutan terhadap dunia kepelabuhanan yang semakin kompleks, penerapan sistem manajemen yang konsisten menjadi fondasi penting untuk menjaga mutu, keselamatan, keamanan, kepedulian terhadap lingkungan, serta integritas dalam menjalankan setiap proses bisnis.
Melalui Audit Internal Sistem Manajemen Terpadu Tahun 2026, Pelindo Regional 1 Belawan kembali menunjukkan bahwa kemajuan tidak hanya diukur dari seberapa cepat pekerjaan diselesaikan, tetapi juga dari seberapa baik pekerjaan itu dilakukan, seberapa kuat integritas dijaga, dan seberapa besar keberanian untuk terus memperbaiki diri.
Karena pada akhirnya, pelabuhan yang kuat bukan hanya dibangun oleh infrastruktur dan aktivitas bongkar muat, tetapi juga oleh manusia-manusia yang bekerja dengan disiplin, integritas, keselamatan, dan komitmen untuk memberikan yang terbaik bagi perusahaan, masyarakat, dan negeri.
Indra/humas













