MEDAN — Di tengah kepanikan dan kesedihan warga setelah diterjang angin puting beliung, kehadiran personel Satuan Brimob Polda Sumut membawa secercah harapan. Bukan sekadar datang untuk melihat kondisi, Brimob turun langsung membawa makanan dan kepedulian bagi masyarakat yang sedang berjuang bangkit dari bencana.
Kamis (20/8/2026), Dapur Lapangan Satuan Brimob Polda Sumut dioperasikan di Jalan STM Ujung, Lingkungan 13, Kelurahan Suka Maju, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan. Sebanyak 1.000 porsi makanan disiapkan dan dibagikan langsung kepada warga terdampak puting beliung.
Sejak pagi, personel Dapur Lapangan berjibaku menyiapkan makanan untuk masyarakat. Asap dapur mengepul, sementara berbagai menu disiapkan dengan penuh perhatian agar warga yang terdampak bencana tetap dapat menikmati makanan yang layak.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pada penyajian pertama, warga mendapatkan nasi putih, gulai ayam, sayur sawi rebus, sambal belacan, dan ikan asin goreng. Sementara pada penyajian berikutnya, disediakan nasi putih, telur dadar, sayur capcai, ikan teri/tempe goreng sambal, serta air mineral.
Satu per satu makanan dibagikan kepada masyarakat. Di tengah kondisi pascabencana yang tidak mudah, senyum dan ucapan terima kasih warga menjadi gambaran sederhana bahwa bantuan tersebut memiliki arti besar.
Bagi sebagian warga, seporsi makanan mungkin terlihat sederhana. Namun di tengah rumah yang rusak, aktivitas yang terganggu, dan rasa cemas yang masih membekas, makanan yang hadir dari tangan para personel Brimob menjadi bentuk nyata bahwa mereka tidak menghadapi musibah seorang diri.
Dansat Brimob Polda Sumut menegaskan, kehadiran personel di tengah masyarakat merupakan bagian dari komitmen Polri untuk selalu hadir ketika masyarakat membutuhkan.
“Dalam situasi bencana, kehadiran kita bukan hanya untuk memberikan bantuan, tetapi juga untuk memberikan semangat dan memastikan masyarakat merasakan bahwa Polri selalu hadir bersama mereka. Dapur Lapangan ini merupakan bentuk kepedulian Satuan Brimob Polda Sumut untuk membantu meringankan beban masyarakat terdampak,” ujar Dansat Brimob Polda Sumut.
Ia berharap bantuan tersebut tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan masyarakat, tetapi juga menjadi penyemangat bagi warga untuk kembali menata kehidupan setelah bencana.
“Semoga bantuan yang diberikan dapat bermanfaat dan sedikit meringankan beban masyarakat. Kami akan terus hadir dan membantu masyarakat dalam setiap kondisi yang membutuhkan,” pungkasnya.
Kegiatan Dapur Lapangan berlangsung aman dan lancar. Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, tim Dapur Lapangan Satuan Brimob Polda Sumut kembali ke Makosat.
Namun, jejak pengabdian itu telah tertinggal di tengah warga. Di saat bencana membuat sebagian masyarakat kehilangan rasa aman, kehadiran Brimob menjadi pesan sederhana namun berarti: ketika rakyat sedang berada dalam kesulitan, negara tidak boleh jauh dari mereka.
Bagi Satuan Brimob Polda Sumut, pengabdian bukan hanya tentang menjaga keamanan, tetapi juga tentang hadir, membantu, dan berdiri bersama masyarakat ketika mereka berada di titik paling membutuhkan pertolongan.
Indra/humas













