Waspada! Lubang Maut Menganga di Jalan Platina Raya, Jangan Tunggu Nyawa Melayang Baru Bertindak!

- Penulis

Kamis, 27 Agustus 2026 - 05:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan Marelan — Di tengah derasnya lalu lintas Jalan Platina Raya, Kelurahan Titi Papan, Kecamatan Medan Deli, sebuah ancaman maut menganga tanpa kepastian kapan akan ditangani.

Bukan sekadar jalan rusak. Sebuah lubang besar dengan lebar sekitar 70 sentimeter, panjang mencapai 1,5 meter, dan kedalaman diperkirakan 2 meter, kini berdiri seperti jebakan maut di tengah jalur yang setiap hari dilalui masyarakat.

Ironisnya, lubang berbahaya itu disebut masih dibiarkan terbuka.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Siang hari mungkin masih bisa terlihat. Namun ketika malam menutup pandangan dan hujan mengguyur kawasan itu, ancaman berubah menjadi jauh lebih mengerikan. Lampu kendaraan, genangan air, dan kondisi jalan yang minim pandangan dapat membuat pengendara terlambat menyadari bahwa di hadapannya ada lubang menganga yang siap mencelakai siapa saja.

Satu detik lengah, satu nyawa bisa menjadi taruhannya.

Andi (32), salah seorang warga, mengaku pernah menyaksikan seorang pengendara sepeda motor nyaris terperosok ke dalam lubang tersebut.

Baca Juga:  LAUTAN OBOR TERANGI BELAWAN! Pelindo Regional 1 Dukung Semangat Hijrah, Ribuan Warga Tumpah Ruah Sambut 1 Muharram 1448 H

“Hampir saja masuk ke dalam lubang. Kalau saja tidak terhalang sepeda motornya,” ujar Andi kepada wartawan, Selasa (25/8/2026).

Peristiwa itu menjadi alarm keras. Hari ini mungkin hanya nyaris. Namun siapa yang dapat menjamin besok tidak ada korban yang benar-benar terjatuh?

Penggiat sosial, Syarijal (48), pun mendesak agar instansi terkait segera turun tangan dan tidak menjadikan keselamatan warga sebagai persoalan yang bisa ditunda-tunda.

“Jangan sampai korban jiwa jatuh baru mereka kewalahan,” tegas Syarijal.

Peringatan itu seharusnya tidak dipandang sebelah mata.

Jangan sampai jalan yang seharusnya menjadi penghubung justru berubah menjadi pintu menuju maut. Jangan sampai jeritan keluarga baru terdengar setelah ada korban. Jangan sampai penanganan baru dilakukan ketika nyawa sudah melayang.

Warga kini menunggu tindakan nyata, bukan sekadar janji dan alasan.

Sebab ketika lubang maut sudah terlihat jelas, lalu tetap dibiarkan menganga, pertanyaannya bukan lagi kapan diperbaiki—melainkan, apakah harus menunggu korban terlebih dahulu?

Indra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pakarinvestigasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Enam Kelompok P3A Mengaku Tertekan, Pekerjaan Tersendat, APH dan BWS Didesak Bongkar Dugaan Permainan Dana
Pelindo Multi Terminal Hadirkan Jamur Berdaya HUB, Buka Peluang Usaha dan Kemandirian Ekonomi Masyarakat
Optimalisasi Aset Negara, KSOP Utama Belawan dan Pelindo Resmi Sepakati Tukar Menukar BMN
SIMPANG TITI PAPAN JADI NERAKA KEMACETAN! Bertahun-Tahun Terabaikan, Rakyat Dipaksa Bertaruh Waktu dan Keselamatan di Jalan Rusak
“TOLAK EKSEKUSI! WARGA PASAR IV HELVETIA BERTAHAN DI TENGAH ANCAMAN PENGOSONGAN: ‘KAMI SIAP MATI DEMI TANAH INI!’”
TRAGIS! DANA IRIGASI P3TGAI ASAHAN DISOROT, ENAM KELOMPOK PETANI MENGAKU TERLILIT UTANG DAN TEKANAN — Rp570 JUTA DIPERSOALKAN, APH DITANTANG UNGKAP FAKTA!
SK PBNU Belum Terbit, Bayang-Bayang Pilpres 2029 Menguat: Ambisi Saifullah Yusuf dan Perebutan Pengaruh di Jantung Nahdlatul Ulama
SELAMATKAN GENERASI DARI CENGKERAMAN NARKOBA! Brimob dan Ditresnarkoba Polda Sumut Gerebek Lokasi di Medan, 8 Pria Diamankan
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:34 WIB

Enam Kelompok P3A Mengaku Tertekan, Pekerjaan Tersendat, APH dan BWS Didesak Bongkar Dugaan Permainan Dana

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:33 WIB

Pelindo Multi Terminal Hadirkan Jamur Berdaya HUB, Buka Peluang Usaha dan Kemandirian Ekonomi Masyarakat

Jumat, 30 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Optimalisasi Aset Negara, KSOP Utama Belawan dan Pelindo Resmi Sepakati Tukar Menukar BMN

Kamis, 29 Oktober 2026 - 03:01 WIB

SIMPANG TITI PAPAN JADI NERAKA KEMACETAN! Bertahun-Tahun Terabaikan, Rakyat Dipaksa Bertaruh Waktu dan Keselamatan di Jalan Rusak

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:36 WIB

“TOLAK EKSEKUSI! WARGA PASAR IV HELVETIA BERTAHAN DI TENGAH ANCAMAN PENGOSONGAN: ‘KAMI SIAP MATI DEMI TANAH INI!’”

Berita Terbaru