Pemko Medan, Pelindo dan DP World Siapkan Sekolah Negeri di Belawan, Menyalakan Harapan Masa Depan Anak Pesisir

- Penulis

Jumat, 9 Oktober 2026 - 23:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN — Di tengah hiruk-pikuk aktivitas pelabuhan Belawan, ada harapan yang sedang dipersiapkan untuk masa depan anak-anak pesisir. Bukan tentang kapal-kapal besar yang datang dan pergi, bukan pula semata-mata tentang geliat ekonomi, melainkan tentang ruang belajar tempat anak-anak merajut mimpi dan memperjuangkan masa depan mereka.

Pemerintah Kota Medan bersama PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo dan DP World melalui Belawan New Container Terminal (BNCT) menyiapkan pembangunan gedung sekolah menengah pertama (SMP) negeri baru di Belawan, Kota Medan.

Rencana yang disiapkan pada 9 Oktober 2026 ini menjadi langkah kolaboratif untuk memperluas akses pendidikan yang layak dan gratis bagi masyarakat, sekaligus menghadirkan harapan baru bagi generasi muda di kawasan pesisir tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bagi anak-anak Belawan, sekolah bukan sekadar bangunan dengan ruang kelas, meja, dan papan tulis. Sekolah adalah tempat mereka belajar mengenal dunia, menumbuhkan keberanian untuk bermimpi, serta menemukan jalan untuk mengubah kehidupan menjadi lebih baik.

Di balik rencana pembangunan ini, tersimpan semangat bahwa setiap anak, apa pun latar belakang keluarganya, berhak mendapatkan kesempatan yang sama untuk belajar dan meraih cita-cita.

Bukan Sekadar Bangunan, Melainkan Investasi Masa Depan

Dalam skema kerja sama yang disiapkan, Pelindo akan menyediakan lahan untuk pembangunan sekolah, sementara pendanaan pembangunan gedung didukung melalui BNCT dari DP World Foundation.

Setelah pembangunan rampung, gedung sekolah direncanakan diserahterimakan kepada Pemerintah Kota Medan untuk mendukung penyelenggaraan pendidikan. Sementara itu, kepemilikan lahan tetap berada pada Pelindo, sedangkan operasional dan pemeliharaan sekolah menjadi tanggung jawab Pemko Medan sesuai kesepakatan para pihak.

Sekretaris Perusahaan BNCT, Rizki Affandi Nasution, mengatakan tim teknis telah merumuskan skema kerja sama tersebut dan mempersiapkan rencana peletakan batu pertama atau groundbreaking.

Menurutnya, rencana pembangunan sekolah ini merupakan wujud komitmen perusahaan untuk menghadirkan manfaat sosial yang berkelanjutan bagi masyarakat di sekitar kawasan pelabuhan.

“Bagi kami, pembangunan sekolah ini bukan sekadar menghadirkan fasilitas pendidikan baru, tetapi juga merupakan bentuk kepedulian terhadap masa depan anak-anak Belawan. Kami berharap kolaborasi ini dapat memperluas kesempatan masyarakat untuk memperoleh pendidikan yang layak dan gratis, sekaligus memberikan dampak sosial yang nyata bagi generasi mendatang,” ujar Rizki.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa pembangunan tidak semestinya hanya diukur dari besarnya investasi, ramainya aktivitas ekonomi, atau meningkatnya arus barang di pelabuhan. Pembangunan juga harus meninggalkan jejak kebaikan yang dapat dirasakan masyarakat, terutama dalam membuka kesempatan bagi anak-anak untuk memperoleh pendidikan.

Baca Juga:  Motor Mahasiswi Raib di Siang Bolong, Dikunci Tak Berarti Aman: Pencuri Beraksi di Depan Kos Medan Perjuangan

Sebab, kemajuan sebuah kawasan tidak hanya terlihat dari apa yang tumbuh di sekelilingnya, tetapi juga dari seberapa besar kesempatan yang diberikan kepada generasi mudanya untuk berkembang.

Menghadirkan Harapan di Tanah Pesisir

BNCT berharap kehadirannya di Belawan tidak hanya memberikan kontribusi terhadap perekonomian dan aktivitas kepelabuhanan, tetapi juga ikut mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL).

Melalui sinergi BNCT, DP World Foundation, Pelindo, dan Pemerintah Kota Medan, pembangunan sekolah ini diharapkan menjadi bagian dari upaya memperkuat akses pendidikan bagi masyarakat Belawan.

Di kawasan yang denyut kehidupannya begitu dekat dengan laut dan aktivitas pelabuhan, kehadiran sekolah baru diharapkan menjadi ruang bagi anak-anak untuk menyiapkan masa depan yang lebih luas daripada cakrawala yang selama ini mereka lihat.

Dari ruang kelas itulah, kelak mungkin lahir guru yang mengabdikan hidupnya untuk mendidik, dokter yang menolong sesama, insinyur yang membangun negeri, atau pemimpin yang memperjuangkan kepentingan rakyat.

Tidak ada yang dapat memastikan jalan hidup setiap anak. Namun, kesempatan untuk belajar merupakan salah satu pintu penting yang dapat membantu mereka menentukan masa depannya sendiri.

Rizki menegaskan bahwa pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang manfaatnya tidak hanya dirasakan hari ini, tetapi juga oleh generasi yang akan datang.

“Investasi terbaik bagi masa depan adalah investasi pada generasi muda. Kami berharap sekolah ini nantinya menjadi tempat bagi anak-anak Belawan untuk belajar, berkembang, dan meraih cita-cita mereka,” tutup Rizki.

Pada akhirnya, nilai terbesar dari sebuah sekolah bukan hanya terletak pada bangunan yang berdiri kokoh, melainkan pada mimpi-mimpi yang tumbuh di dalamnya.

Dan jika rencana ini terwujud, sekolah negeri baru di Belawan bukan sekadar menjadi tambahan fasilitas pendidikan, tetapi juga simbol bahwa masa depan anak-anak pesisir layak diperjuangkan bersama.

Sebab, di balik setiap anak yang memperoleh kesempatan untuk bersekolah, selalu ada harapan bagi keluarga, masa depan bagi masyarakat, dan peluang bagi bangsa untuk tumbuh menjadi lebih baik.

Indra/humas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pakarinvestigasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SIMPANG TITI PAPAN JADI NERAKA KEMACETAN! Bertahun-Tahun Terabaikan, Rakyat Dipaksa Bertaruh Waktu dan Keselamatan di Jalan Rusak
“TOLAK EKSEKUSI! WARGA PASAR IV HELVETIA BERTAHAN DI TENGAH ANCAMAN PENGOSONGAN: ‘KAMI SIAP MATI DEMI TANAH INI!’”
TRAGIS! DANA IRIGASI P3TGAI ASAHAN DISOROT, ENAM KELOMPOK PETANI MENGAKU TERLILIT UTANG DAN TEKANAN — Rp570 JUTA DIPERSOALKAN, APH DITANTANG UNGKAP FAKTA!
SK PBNU Belum Terbit, Bayang-Bayang Pilpres 2029 Menguat: Ambisi Saifullah Yusuf dan Perebutan Pengaruh di Jantung Nahdlatul Ulama
SELAMATKAN GENERASI DARI CENGKERAMAN NARKOBA! Brimob dan Ditresnarkoba Polda Sumut Gerebek Lokasi di Medan, 8 Pria Diamankan
PROF. DR. KH. SUTAN NASOMAL SEMATKAN GELAR CFLE KE-2.500 KEPADA AHMAD HUSEIN BATU BARA, AMANAH BARU UNTUK MEMPERJUANGKAN KEADILAN
BNCT Buka Jalan Kolaborasi Logistik Indonesia–Malaysia, Pelabuhan Belawan Bidik Peluang Pasar Regional
Ketum Relawan Tegak Lurus Prabowo Arse Pane Ucapkan Selamat atas Pelantikan Hj. Lilis Tutilaswati Suganda sebagai Bendahara PDBI DKI Jakarta
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 03:01 WIB

SIMPANG TITI PAPAN JADI NERAKA KEMACETAN! Bertahun-Tahun Terabaikan, Rakyat Dipaksa Bertaruh Waktu dan Keselamatan di Jalan Rusak

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:36 WIB

“TOLAK EKSEKUSI! WARGA PASAR IV HELVETIA BERTAHAN DI TENGAH ANCAMAN PENGOSONGAN: ‘KAMI SIAP MATI DEMI TANAH INI!’”

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:18 WIB

TRAGIS! DANA IRIGASI P3TGAI ASAHAN DISOROT, ENAM KELOMPOK PETANI MENGAKU TERLILIT UTANG DAN TEKANAN — Rp570 JUTA DIPERSOALKAN, APH DITANTANG UNGKAP FAKTA!

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:25 WIB

SK PBNU Belum Terbit, Bayang-Bayang Pilpres 2029 Menguat: Ambisi Saifullah Yusuf dan Perebutan Pengaruh di Jantung Nahdlatul Ulama

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:21 WIB

SELAMATKAN GENERASI DARI CENGKERAMAN NARKOBA! Brimob dan Ditresnarkoba Polda Sumut Gerebek Lokasi di Medan, 8 Pria Diamankan

Berita Terbaru