Asah Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Darurat, Brimob Sumut Simulasikan Penanganan Bencana hingga Teror di Kantor PLN Padangsidimpuan

- Penulis

Kamis, 15 Oktober 2026 - 07:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PADANGSIDIMPUAN — Ancaman keadaan darurat bisa datang tanpa aba-aba. Gempa bumi, kebakaran, aksi huru-hara, teror hingga tumpahan bahan berbahaya dapat berubah menjadi situasi yang mengancam keselamatan jiwa apabila tidak dihadapi dengan kesiapan dan penanganan yang tepat.

Menyadari pentingnya kesiapsiagaan tersebut, personel Kompi 2 Batalyon C Satuan Brimob Polda Sumatera Utara mengikuti simulasi tanggap darurat di Kantor PT PLN (Persero) UP3 Padangsidimpuan, Rabu (14/10/2026).

Kegiatan ini menjadi langkah konkret untuk mengasah kemampuan personel dalam menghadapi berbagai kemungkinan keadaan darurat, sekaligus memperkuat kesiapan pengamanan di lingkungan kerja yang memiliki peran penting bagi pelayanan ketenagalistrikan kepada masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Simulasi mencakup penanganan skenario gempa bumi, kebakaran, huru-hara, teror, serta ceceran atau tumpahan bahan berbahaya dan beracun (B3), termasuk limbah B3. Setiap skenario dirancang untuk meningkatkan pemahaman mengenai prosedur penanganan, ketepatan bertindak, serta kemampuan merespons situasi berisiko secara cepat dan terukur.

Pelaksanaan kegiatan dipimpin Bintara Administrasi (BA) Kompi 2 Batalyon C, Briptu Ridho Ganda Manurung, dengan melibatkan personel dalam rangka meningkatkan kesiapan menghadapi potensi gangguan keamanan maupun keadaan darurat.

Dalam situasi kritis, kesiapan bukan sekadar persoalan keberanian, melainkan juga kemampuan membaca keadaan, mengambil keputusan secara tepat, dan menjalankan prosedur tanpa mengabaikan keselamatan. Karena itu, simulasi semacam ini menjadi bagian penting dalam membangun kedisiplinan, ketanggapan, dan koordinasi personel saat menghadapi kondisi yang tidak terduga.

Skenario gempa bumi dan kebakaran menguji kesiapan menghadapi bencana yang dapat mengancam jiwa serta merusak fasilitas. Sementara itu, simulasi huru-hara dan teror menitikberatkan pada kewaspadaan terhadap gangguan keamanan. Adapun latihan penanganan tumpahan B3 dan limbah B3 mengingatkan pentingnya prosedur keselamatan guna mencegah paparan berbahaya serta meminimalkan dampak terhadap manusia dan lingkungan.

Baca Juga:  Sinergi Demokrasi Menggema dari Medan: Dosen Polmed dan Bawaslu Satukan Langkah Jaga Masa Depan Pemilu Indonesia

Bagi Korps Brimob Polri, kemampuan menghadapi keadaan darurat harus terus dipelihara melalui latihan dan pembinaan yang berkesinambungan. Sebab, ketika situasi genting terjadi, setiap personel dituntut mampu bertindak profesional, terukur, dan bertanggung jawab sesuai prosedur yang berlaku.

Kegiatan ini juga mempertegas pentingnya sinergi antara aparat keamanan dan pengelola objek vital. Kesiapan menghadapi keadaan darurat tidak hanya berkaitan dengan perlindungan fasilitas, tetapi juga menyangkut keselamatan para pekerja, masyarakat di sekitar lokasi, serta keberlangsungan pelayanan yang dibutuhkan publik.

Melalui simulasi tersebut, personel Kompi 2 Batalyon C Sat Brimob Polda Sumut diharapkan semakin siap menghadapi berbagai potensi kedaruratan. Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen Brimob untuk terus meningkatkan profesionalisme, memperkuat kesiapsiagaan, dan memberikan dukungan pengamanan demi terciptanya lingkungan yang aman.

Selama pelaksanaan, kegiatan simulasi tanggap darurat di Kantor PT PLN (Persero) UP3 Padangsidimpuan berlangsung lancar, aman, dan tertib. Kesiapan yang terus diasah menjadi bekal penting agar ketika keadaan darurat benar-benar terjadi, setiap langkah penanganan dapat dilakukan dengan cepat, tepat, dan mengutamakan keselamatan jiwa.

Indra/humas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pakarinvestigasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

“TOLAK EKSEKUSI! WARGA PASAR IV HELVETIA BERTAHAN DI TENGAH ANCAMAN PENGOSONGAN: ‘KAMI SIAP MATI DEMI TANAH INI!’”
TRAGIS! DANA IRIGASI P3TGAI ASAHAN DISOROT, ENAM KELOMPOK PETANI MENGAKU TERLILIT UTANG DAN TEKANAN — Rp570 JUTA DIPERSOALKAN, APH DITANTANG UNGKAP FAKTA!
SK PBNU Belum Terbit, Bayang-Bayang Pilpres 2029 Menguat: Ambisi Saifullah Yusuf dan Perebutan Pengaruh di Jantung Nahdlatul Ulama
SELAMATKAN GENERASI DARI CENGKERAMAN NARKOBA! Brimob dan Ditresnarkoba Polda Sumut Gerebek Lokasi di Medan, 8 Pria Diamankan
PROF. DR. KH. SUTAN NASOMAL SEMATKAN GELAR CFLE KE-2.500 KEPADA AHMAD HUSEIN BATU BARA, AMANAH BARU UNTUK MEMPERJUANGKAN KEADILAN
BNCT Buka Jalan Kolaborasi Logistik Indonesia–Malaysia, Pelabuhan Belawan Bidik Peluang Pasar Regional
Ketum Relawan Tegak Lurus Prabowo Arse Pane Ucapkan Selamat atas Pelantikan Hj. Lilis Tutilaswati Suganda sebagai Bendahara PDBI DKI Jakarta
Peduli Kesehatan Warga, PT PHPO KIM II Gelar Fogging Gratis di Mabar Hilir dan Saentis
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:36 WIB

“TOLAK EKSEKUSI! WARGA PASAR IV HELVETIA BERTAHAN DI TENGAH ANCAMAN PENGOSONGAN: ‘KAMI SIAP MATI DEMI TANAH INI!’”

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:18 WIB

TRAGIS! DANA IRIGASI P3TGAI ASAHAN DISOROT, ENAM KELOMPOK PETANI MENGAKU TERLILIT UTANG DAN TEKANAN — Rp570 JUTA DIPERSOALKAN, APH DITANTANG UNGKAP FAKTA!

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:25 WIB

SK PBNU Belum Terbit, Bayang-Bayang Pilpres 2029 Menguat: Ambisi Saifullah Yusuf dan Perebutan Pengaruh di Jantung Nahdlatul Ulama

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:21 WIB

SELAMATKAN GENERASI DARI CENGKERAMAN NARKOBA! Brimob dan Ditresnarkoba Polda Sumut Gerebek Lokasi di Medan, 8 Pria Diamankan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 00:59 WIB

PROF. DR. KH. SUTAN NASOMAL SEMATKAN GELAR CFLE KE-2.500 KEPADA AHMAD HUSEIN BATU BARA, AMANAH BARU UNTUK MEMPERJUANGKAN KEADILAN

Berita Terbaru