TEBING TINGGI – Di tengah keberagaman yang menjadi kekayaan bangsa, kedamaian tumbuh ketika setiap insan saling menghormati, mengulurkan kepedulian, dan memberi ruang bagi sesama untuk menjalankan keyakinannya. Semangat itulah yang tercermin dalam kegiatan Minggu Kasih personel Kompi 1 Batalyon B Satuan Brimob Polda Sumatera Utara di Gereja GKPI, Jalan Dr. Sutomo, Rambung, Kota Tebing Tinggi, Minggu (18/10/2026).
Kehadiran personel Brimob dalam kegiatan tersebut bukan sekadar bagian dari pembinaan rohani, tetapi juga menjadi wujud kepedulian untuk merawat kerukunan dan mempererat tali persaudaraan di tengah masyarakat.
Kegiatan dipimpin Danton 1 Kompi 1 Batalyon B, IPDA Johnson F. L. Siantar, S.H. Ibadah berlangsung khidmat dengan dipimpin Pdt. F. Sitompul, S.Th., M.M.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam suasana penuh kekhusyukan, kegiatan Minggu Kasih menjadi pengingat bahwa pengabdian kepada bangsa dan negara tidak hanya diwujudkan melalui tugas-tugas di lapangan, tetapi juga melalui ketulusan hati, penghormatan terhadap sesama, serta komitmen menjaga kedamaian tanpa membedakan agama dan kepercayaan.
Bagi Brimob, nilai-nilai spiritual merupakan fondasi penting dalam membentuk personel yang tidak hanya tangguh dalam menjalankan tugas, tetapi juga memiliki hati nurani, kepedulian sosial, dan rasa kemanusiaan yang kuat.
Kehadiran personel di lingkungan rumah ibadah juga menjadi bagian dari upaya menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi jemaat. Sebab, setiap warga berhak menjalankan ibadah dengan tenang, tanpa rasa takut, dalam suasana yang penuh penghormatan dan persaudaraan.
Melalui Minggu Kasih, Sat Brimob Polda Sumut terus menanamkan pesan bahwa perbedaan bukanlah alasan untuk menjauh, melainkan kesempatan untuk saling mengenal, memahami, dan menguatkan. Kerukunan tidak lahir hanya dari kata-kata, tetapi tumbuh melalui sikap nyata, kepedulian, dan kesediaan untuk menjaga satu sama lain.
Pembinaan rohani ini diharapkan semakin memperkokoh moral dan integritas personel dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Dengan landasan keimanan yang kuat, setiap personel diharapkan mampu mengemban amanah dengan disiplin, profesionalisme, serta menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.
Sat Brimob Polda Sumatera Utara berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, bukan hanya saat dibutuhkan dalam tugas pengamanan, tetapi juga dalam upaya menumbuhkan rasa persaudaraan, merawat toleransi, dan memperkuat persatuan.
Sebab, pada akhirnya, pengabdian sejati bukan semata tentang seberapa kuat seseorang menjalankan tugas, melainkan juga tentang seberapa besar kepedulian yang mampu diberikan untuk sesama. Dari langkah-langkah sederhana seperti Minggu Kasih, harapan akan masyarakat yang damai, rukun, dan saling menghormati terus dirawat demi Indonesia yang lebih harmonis.
Indra/humas













