MEDAN, SUMATERA UTARA – Pengabdian prajurit di medan tugas merupakan wujud nyata komitmen menjaga kedaulatan bangsa. Semangat itulah yang mewarnai penyambutan Satuan Tugas (Satgas) Yonif 121/Macan Kumbang (MK) setelah menuntaskan penugasan Operasi RI-PNG Statis di wilayah Papua periode 2025–2026.
Komandan Satuan Brimob Polda Sumatera Utara menghadiri kegiatan penyambutan tersebut pada Kamis (22/10/2026), yang berlangsung di Dermaga Ujung Baru 104 Belawan, Sumatera Utara. Kehadirannya mewakili Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H.
Kegiatan penyambutan dipimpin Pangdam I/Bukit Barisan, Mayjen TNI Hendy Antariksa, S.H., M.IP., serta dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumatera Utara dan jajaran pejabat TNI dari berbagai matra.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Turut hadir perwakilan Gubernur Sumatera Utara, Ketua DPRD Sumut, Kepala Kejaksaan Tinggi Sumut, Kabinda Sumut, Dankodaeral I, Danlanud Soewondo Medan, serta sejumlah pejabat dari Kodam I/Bukit Barisan, TNI Angkatan Laut, dan TNI Angkatan Udara.
Penyambutan tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk penghormatan atas dedikasi dan tanggung jawab para prajurit yang telah menjalankan amanah negara di wilayah penugasan. Di balik kepulangan mereka, terdapat pengabdian, disiplin, dan tanggung jawab dalam mendukung stabilitas keamanan serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Kehadiran Komandan Satuan Brimob Polda Sumut yang mewakili Kapolda Sumatera Utara juga menjadi wujud sinergi dan soliditas TNI-Polri dalam mendukung pelaksanaan tugas negara. Kolaborasi lintas institusi merupakan bagian penting dalam menjaga persatuan, memperkuat stabilitas keamanan, serta memastikan pengabdian kepada bangsa dan masyarakat terus berjalan.
Satuan Brimob Polda Sumut menegaskan komitmennya untuk terus menjunjung tinggi nilai loyalitas, profesionalisme, dan semangat pengabdian bersama TNI serta seluruh komponen bangsa.
Melalui momentum penyambutan ini, semangat kebersamaan dan pengabdian kembali diteguhkan. Sebab, menjaga keutuhan bangsa bukan hanya tentang menjalankan tugas, tetapi juga tentang kesetiaan, tanggung jawab, dan tekad untuk terus memberikan yang terbaik bagi Indonesia.
Indra/humas













