IJAZAH PALSU : Sarjana Humaniora Kepala Sekolah Playgroup Djuwita Terbongkar

- Penulis

Jumat, 19 Juni 2026 - 06:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batam || Dugaan ijazah Palsu dan non legal Sertifikasi Akademik dari verifikasi dari dinas pendidikan terbongkar ke publik (jumat,19/06/2026).

Publik harus mengetahui keabsahan para tenaga pendidik yang ada di sekolah Paud Djuwita Batam.

“Semua berkas dokumen yang mas kirim ini tak ada satupun guru playgroup Djuwita memenuhi syarat lolos verifikasi aktual atas kualifikasi akademik yang menyentuh ranah anak usia dini loh..”.Jawab Dirut Paud Dr.Nia simple dan gamlang (jumat.19/06/2026)

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Sekolah Play group bernama Lidiawati Siadari S.Hum mengaku tertulos sebagai seorang Sarjana Humaniora. Akan tetapi nama Kepala Sekolah Playgroup Djuwita bernama Lidiawati Siadari tidak terdata di Kemdiktisaintek Nasional.Bahkan 12 guru tenaga pengajar Play Group Djuwita sendiri tak ada satupun yang memiliki Sertifikasi Diklat anak usia dini yang harus dimiliki sebagai syarat formal jika sarjananya bukan terkaitan dengan pendidikan anak usia dini.

Baca Juga:  “Jangan Pertaruhkan Nyawa Anak Demi Gengsi Kegiatan!” — Profesor Sutan Nasomal dan PGRI Aceh Singkil Bersatu Dukung Ketegasan Kadisdik Larang Siswa Keluar Daerah

“Apakah Dinas pendidikan tidak teliti dalam melakukan verifikasi faktual terhadap sekolah yang notabene sedang diguncang masalah besar yaitu kasus tentang anak usia dini yang masuk kedalam kasus ekstraordinary crime?” Terang Lomboan,S.H. dari LBH NVNJ.

Dinas pendidikan hingga berita ini terbit belum memberikan komentar. Bahkan pihak PT.Djuwita Perkasa yang diwakili oleh Komisioner perusahaan bernama Sui Kwang saat di tanyakan awak media tentang keabsahan legalitas ijazah semuanya yang ada di Play Group Djuwita yang dikomandoi oleh Lidiawati tersebut menjawab “semua guru kami itu S1 bang” terang Sui Kwang alias A Kwang.

Saat awak media tantang buat bongkar bongkaran secara menyeluruh A Kwang balik menjawab ” Janganlah bang begitu..bantu bantu lah saya,kita bukan sekali ini berurusan sama abang.yang lalu itu jangan kita ulangi di batam ini”. Memohon A Kwang buat redam serangan kepada pihak djuwita.

Fahmi/red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pakarinvestigasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PENGUMUMAN PENTING! SERTIFIKAT TANAH MILIK NURHAYATI M HILANG, MASYARAKAT DIMOHON BANTUAN DAN KEPEDULIANNYA
Prof. Dr. Sutan Nasomal Bersuara Keras: Jangan Fitnah dan Bunuh Karakter Orang Tanpa Bukti, Poster Bukan Alat Penghakiman!
Setetes Darah, Sejuta Harapan: PT Musim Mas Hadirkan Kepedulian, 463 Warga Medan Rasakan Manfaat Layanan Kesehatan Gratis
Pelindo Regional 1 Belawan Perkuat Integrasi Layanan, Penerbitan Nota Beralih Mulai 1 November 2026
Enam Kelompok P3A Mengaku Tertekan, Pekerjaan Tersendat, APH dan BWS Didesak Bongkar Dugaan Permainan Dana
Pelindo Multi Terminal Hadirkan Jamur Berdaya HUB, Buka Peluang Usaha dan Kemandirian Ekonomi Masyarakat
Optimalisasi Aset Negara, KSOP Utama Belawan dan Pelindo Resmi Sepakati Tukar Menukar BMN
SIMPANG TITI PAPAN JADI NERAKA KEMACETAN! Bertahun-Tahun Terabaikan, Rakyat Dipaksa Bertaruh Waktu dan Keselamatan di Jalan Rusak
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 06:41 WIB

PENGUMUMAN PENTING! SERTIFIKAT TANAH MILIK NURHAYATI M HILANG, MASYARAKAT DIMOHON BANTUAN DAN KEPEDULIANNYA

Minggu, 1 November 2026 - 09:58 WIB

Prof. Dr. Sutan Nasomal Bersuara Keras: Jangan Fitnah dan Bunuh Karakter Orang Tanpa Bukti, Poster Bukan Alat Penghakiman!

Minggu, 1 November 2026 - 08:58 WIB

Setetes Darah, Sejuta Harapan: PT Musim Mas Hadirkan Kepedulian, 463 Warga Medan Rasakan Manfaat Layanan Kesehatan Gratis

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 00:17 WIB

Pelindo Regional 1 Belawan Perkuat Integrasi Layanan, Penerbitan Nota Beralih Mulai 1 November 2026

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:34 WIB

Enam Kelompok P3A Mengaku Tertekan, Pekerjaan Tersendat, APH dan BWS Didesak Bongkar Dugaan Permainan Dana

Berita Terbaru