Medan, 28 Juni 2026 — Saat masyarakat hanya melihat megahnya persiapan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Tahun 2026, ada operasi senyap yang berlangsung tanpa sorotan kamera. Di balik pintu-pintu yang belum terbuka dan ruangan yang masih lengang, personel Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Sumatera Utara telah lebih dulu bertaruh pada ketelitian dan profesionalisme demi satu tujuan: memastikan tak ada sejengkal pun ruang bagi ancaman.
Bertempat di Hotel Le Polonia, Medan, Tim Jibom KBRN bergerak cepat melakukan sterilisasi total terhadap seluruh area kegiatan. Setiap sudut ruangan, jalur akses, hingga fasilitas pendukung diperiksa dengan standar pengamanan yang ketat. Tidak ada detail yang diabaikan, tidak ada titik yang luput dari pengawasan.
Dipimpin IPDA Rahmat Hidayat, S.H., operasi diawali dengan koordinasi teknis sebelum personel memasuki area sterilisasi. Dengan perlengkapan khusus dan kemampuan yang terlatih menghadapi ancaman berisiko tinggi, mereka menyisir lokasi secara sistematis, memastikan setiap meter area benar-benar bebas dari potensi bahan peledak maupun zat berbahaya lainnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Bagi personel Gegana, pengamanan bukan sekadar rutinitas. Setiap langkah adalah bentuk tanggung jawab terhadap keselamatan ratusan peserta, tamu kehormatan, dan suksesnya agenda nasional yang menjadi perhatian publik. Kesalahan sekecil apa pun bukanlah pilihan.
Setelah pemeriksaan menyeluruh dilakukan, hasilnya memastikan seluruh area dinyatakan steril dan aman. Tidak ditemukan benda mencurigakan ataupun indikasi ancaman yang dapat mengganggu jalannya Rakernas XVIII APEKSI Tahun 2026.
Secara terpisah, Dansat Brimob Polda Sumut, Kombes Pol. Rantau Isnur Eka, S.I.K., M.M., M.H., M.Han., menegaskan bahwa keberhasilan sebuah pengamanan selalu dimulai jauh sebelum acara berlangsung.
“Keamanan tidak dibangun saat acara dimulai, tetapi dipastikan sejak tahap persiapan. Sterilisasi yang dilakukan personel Jibom KBRN merupakan bagian dari langkah antisipatif untuk memastikan setiap agenda strategis berjalan aman, tertib, dan memberikan rasa nyaman bagi seluruh peserta. Profesionalisme, ketelitian, dan kesiapsiagaan adalah prinsip yang terus kami pegang dalam setiap pelaksanaan tugas,” tegasnya.
Operasi sterilisasi ini menjadi bukti bahwa keberhasilan sebuah agenda nasional tidak hanya ditentukan oleh megahnya pelaksanaan, tetapi juga oleh kerja senyap para penjaga keamanan yang bekerja tanpa lelah di balik layar. Ketika para peserta datang dengan rasa tenang, di situlah dedikasi Detasemen Gegana Brimob Polda Sumut telah lebih dulu menunaikan tugasnya—memastikan setiap sudut telah aman, setiap potensi ancaman telah disingkirkan, dan setiap momen penting bangsa dapat berlangsung tanpa gangguan.
Indra/humas













