Harumkan Nama Beltim di Ajang Internasional, Noya Diundang Bupati Beltim

- Penulis

Senin, 6 Juli 2026 - 13:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Belitung Timur ~ Prestasi membanggakan yang ditorehkan atlet karate muda Belitung Timur (Beltim), Aaliyah Noya Risdianto, di ajang Milo International Open Karate Championship 2026 di Malaysia mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Beltim.

Sebagai bentuk penghargaan atas keberhasilannya mengharumkan nama daerah di tingkat internasional, Noya diundang langsung oleh Bupati Beltim, Kamarudin Muten, ke ruang kerjanya, Senin (06/07/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pertemuan yang berlangsung hangat tersebut, Bupati mengganjar dengan sedikit ‘apresiasi’ kepada atlet berusia 14 tahun itu atas raihan medali perak pada nomor Youth U-14 Female Kata Individual. Prestasi tersebut menjadi kebanggaan tersendiri karena Noya berhasil bersaing dengan karateka dari 17 negara yang mengikuti kejuaraan internasional bergengsi tersebut.

Noya hadir didampingi sang ayah Arry Risdianto, pelatih karate Beltim Syukur Maulana, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Beltim Sabarudin, pengurus FORKI Beltim Yoesrizal Mardiansyah, serta mantan Kepala SMP Negeri 4 Kelapa Kampit, Ruwah Subakti.

Bupati Beltim, Kamarudin Muten mengatakan Pemkab Beltim memiliki komitmen untuk terus memberikan perhatian kepada putra-putri daerah yang berhasil mengukir prestasi, khususnya di bidang olahraga.

Menurutnya, meski pemerintah memiliki keterbatasan anggaran, atlet yang telah membawa nama baik Kabupaten Beltim layak mendapatkan dukungan dan motivasi agar terus berkembang.

“Sejak dulu saat masih menjadi Ketua KONI, saya selalu berusaha memberi semangat kepada atlet-atlet kita. Sekarang sebagai kepala daerah, saya juga tetap memikirkan masa depan mereka. Anak-anak yang sudah mengharumkan nama daerah harus kita beri perhatian,” kata Kamarudin.

Pengusaha asal Kelapa Kampit ini juga memberikan apresiasi kepada para orang tua yang selama ini terus mendukung anak-anaknya berlatih hingga mampu berprestasi di tingkat internasional.

“Saya sangat mengapresiasi orang tua atlet. Meski dengan segala keterbatasan, mereka tetap mendampingi dan memberikan semangat. Kalau hobi anak-anak tersalurkan melalui kegiatan yang positif seperti olahraga, tentu ini menjadi investasi yang baik untuk masa depan mereka,” ujarnya.

Baca Juga:  SAAT KOTA TERLELAP, BRIMOB SUMUT MENYISIR MALAM: MENJAGA MEDAN TETAP AMAN, WARGA TIDUR TENANG

Berawal dari Latihan Rutin dan Komitmen Kuat

Bagi Noya, keberhasilan meraih medali perak di Malaysia bukanlah sesuatu yang datang secara instan. Siswi SMP Negeri 4 Kelapa Kampit yang kini naik ke kelas IX itu mengaku menjalani latihan secara rutin bersama pelatih, bahkan tetap berlatih mandiri di rumah.

“Latihan sama coach, terus latihan sendiri di rumah,” beber Noya.

Meski telah menorehkan prestasi internasional, remaja asal Desa Senyubuk Kecamatan Kelapa Kampit itu mengaku sama sekali tidak menyangka bisa berdiri di podium pada kejuaraan internasional pertamanya.

“Enggak nyangka, karena baru pertama kali ikut pertandingan internasional. Kalau juara ya alhamdulillah, kalau belum ya jadi pengalaman,” katanya.

Pada partai final, Noya harus mengakui keunggulan atlet tuan rumah Malaysia. ia mengatakan pertandingan berlangsung sangat ketat.

“Sebenarnya selisihnya tipis. Waktu tampil saya sempat sedikit goyang,” ungkapnya.

Usai sukses di Malaysia, langkah Noya belum berhenti. Atlet muda andalan FORKI Belitung Timur ini kini tengah mempersiapkan diri menghadapi kejuaraan tingkat dunia pelajar yang dijadwalkan berlangsung di Filipina pada Februari 2027.

Kesempatan tersebut menjadi tantangan baru bagi Noya untuk kembali membawa nama Indonesia, sekaligus Kabupaten Beltim, di panggung internasional.

“Harapan saya semoga bisa terus membawa nama Belitung Timur, sekolah, dan Indonesia sampai ke tingkat internasional,” harapnya.

Bagi putri pertama pasangan Arry Risdianto dan Istikhomah ini, perhatian yang diberikan Pemkab Beltim menjadi penyemangat tersendiri untuk terus berlatih dan mengukir prestasi.

“Senang sekali. Merasa diperhatikan pemerintah karena sudah berprestasi,” ucapnya singkat sambil tersenyum.

Pertemuan sederhana di ruang kerja Bupati Beltim sore itu bukan sekadar seremoni. Di baliknya tersimpan pesan bahwa setiap prestasi anak daerah layak dihargai.

Sebab, dari ruang latihan yang sederhana hingga podium internasional, lahir harapan-harapan baru yang membawa nama Beltim semakin dikenal dunia. (Arsoyo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pakarinvestigasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Penyimpangan Dana BOS Menggema di Kota Medan, LSM PAKAR Desak Audit Menyeluruh Demi Menyelamatkan Amanah Pendidikan
Hasil Semifinal Kejuaraan Turnamen Voli Antar Desa se-Kabupaten Beltim 2026
Di Balik Layanan Paspor, Ada Komitmen yang Tak Pernah Berhenti: Staf Ahli Menteri Apresiasi Semangat Pengabdian Imigrasi Belawan
Di Balik Deru Mesin Industri, PT PHPO Belawan Hadirkan Kebahagiaan untuk 25 Anak Lewat Sunatan Massal Gratis
Di Tengah Badai Ekonomi Global, Belawan dan Kuala Tanjung Tak Pernah Berhenti Berdetak: Ketika Setiap Peti Kemas Menjadi Nafas Harapan Bangsa
Binrohtal Perkuat Karakter Personel, Satuan Brimob Polda Sumut Tanamkan Integritas yang Berakar dari Keimanan
Wakapolda Kep.Babel Resmikan Dua Rumah Program Bedah Rumah Hari Bhayangkara di Beltim
Danlanud Hang Nadim Batam Beserta Jajaran Laksanakan Kunjungan Silaturahmi ke Lapas Kelas IIA Batam
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 03:12 WIB

Dugaan Penyimpangan Dana BOS Menggema di Kota Medan, LSM PAKAR Desak Audit Menyeluruh Demi Menyelamatkan Amanah Pendidikan

Jumat, 31 Juli 2026 - 02:51 WIB

Hasil Semifinal Kejuaraan Turnamen Voli Antar Desa se-Kabupaten Beltim 2026

Jumat, 31 Juli 2026 - 02:11 WIB

Di Balik Layanan Paspor, Ada Komitmen yang Tak Pernah Berhenti: Staf Ahli Menteri Apresiasi Semangat Pengabdian Imigrasi Belawan

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:53 WIB

Di Balik Deru Mesin Industri, PT PHPO Belawan Hadirkan Kebahagiaan untuk 25 Anak Lewat Sunatan Massal Gratis

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:32 WIB

Di Tengah Badai Ekonomi Global, Belawan dan Kuala Tanjung Tak Pernah Berhenti Berdetak: Ketika Setiap Peti Kemas Menjadi Nafas Harapan Bangsa

Berita Terbaru