Pelindo Regional 1 Hadiri Undangan Wali Kota Medan, Perkuat Harapan Perlindungan bagi Pekerja

- Penulis

Jumat, 10 Juli 2026 - 01:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, 9 Juli 2026 — Di balik denyut pembangunan Kota Medan yang terus bergerak, ada jutaan tangan pekerja yang setiap hari menjadi penopang roda ekonomi. Mereka bekerja di pelabuhan, jalanan, perkantoran, pasar, hingga berbagai sektor usaha—sering kali dengan harapan sederhana: pulang dengan selamat dan memiliki perlindungan bagi masa depan keluarga.

Komitmen untuk menjaga harapan itu menjadi semangat dalam kegiatan yang dihadiri PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 1 atas undangan Wali Kota Medan di Grand City Hall Medan, Rabu (8/7). Pertemuan tersebut menjadi ruang penting untuk memperkuat sinergi antara Pemerintah Kota Medan, dunia usaha, BUMN, serta para pemangku kepentingan dalam mewujudkan Universal Coverage Jamsostek (UCJ) di Kota Medan.

Kehadiran Pelindo Regional 1 bukan sekadar memenuhi undangan seremonial. Lebih dari itu, perusahaan menunjukkan komitmennya untuk berdiri bersama pemerintah dalam memperluas perlindungan sosial ketenagakerjaan, agar tidak ada pekerja yang menjalani hari-harinya tanpa kepastian perlindungan ketika risiko datang tanpa diduga.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kegiatan tersebut, hadir unsur pemerintah daerah, pelaku usaha, serta berbagai pihak yang memiliki peran strategis dalam mendukung program jaminan sosial ketenagakerjaan. Pertemuan itu menjadi pengingat bahwa kesejahteraan pekerja bukan hanya urusan satu lembaga, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa.

Manager Hukum dan Humas Pelindo Regional 1, Fadillah Haryono, menegaskan bahwa Pelindo Regional 1 menyambut baik langkah Pemerintah Kota Medan dalam memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

Baca Juga:  FRIC Meminta Usut Tuntas Unnatural Death Karumga Eks Jampidsus: Ada Indikasi Keracunan dan Obstruction of Justice

“Pelindo Regional 1 mendukung setiap upaya kolaboratif yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan dan perlindungan bagi para pekerja. Sinergi antara pemerintah, BUMN, dan dunia usaha menjadi kunci dalam mewujudkan ekosistem ketenagakerjaan yang lebih inklusif, aman, dan berkelanjutan,” ujar Fadillah.

Bagi Pelindo Regional 1, perlindungan sosial bukan hanya angka dalam laporan atau program dalam agenda rapat. Perlindungan sosial adalah tentang memastikan para pekerja memiliki rasa aman saat mencari nafkah, tentang keluarga yang tidak dibiarkan menghadapi masa sulit sendirian, serta tentang masa depan yang tidak boleh digantungkan pada ketidakpastian.

Melalui keikutsertaan dalam kegiatan tersebut, Pelindo Regional 1 berharap kerja sama dengan Pemerintah Kota Medan dapat terus diperkuat dan diterjemahkan menjadi manfaat nyata bagi masyarakat. Terutama bagi para pekerja yang selama ini menjadi tulang punggung keluarga dan penggerak ekonomi Kota Medan.

Sebagai BUMN yang memegang peran penting dalam sektor kepelabuhanan dan logistik nasional, Pelindo Regional 1 menegaskan akan terus hadir dalam berbagai program strategis pemerintah. Kolaborasi tidak hanya dipandang sebagai kerja sama antarlembaga, melainkan sebagai ikhtiar bersama untuk membangun Medan yang lebih kuat, lebih peduli, dan lebih berkeadilan bagi setiap pekerja.

Humas/indra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pakarinvestigasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pelindo Regional 1 Belawan Perkuat Integrasi Layanan, Penerbitan Nota Beralih Mulai 1 November 2026
Enam Kelompok P3A Mengaku Tertekan, Pekerjaan Tersendat, APH dan BWS Didesak Bongkar Dugaan Permainan Dana
Pelindo Multi Terminal Hadirkan Jamur Berdaya HUB, Buka Peluang Usaha dan Kemandirian Ekonomi Masyarakat
Optimalisasi Aset Negara, KSOP Utama Belawan dan Pelindo Resmi Sepakati Tukar Menukar BMN
SIMPANG TITI PAPAN JADI NERAKA KEMACETAN! Bertahun-Tahun Terabaikan, Rakyat Dipaksa Bertaruh Waktu dan Keselamatan di Jalan Rusak
“TOLAK EKSEKUSI! WARGA PASAR IV HELVETIA BERTAHAN DI TENGAH ANCAMAN PENGOSONGAN: ‘KAMI SIAP MATI DEMI TANAH INI!’”
TRAGIS! DANA IRIGASI P3TGAI ASAHAN DISOROT, ENAM KELOMPOK PETANI MENGAKU TERLILIT UTANG DAN TEKANAN — Rp570 JUTA DIPERSOALKAN, APH DITANTANG UNGKAP FAKTA!
SK PBNU Belum Terbit, Bayang-Bayang Pilpres 2029 Menguat: Ambisi Saifullah Yusuf dan Perebutan Pengaruh di Jantung Nahdlatul Ulama
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 00:17 WIB

Pelindo Regional 1 Belawan Perkuat Integrasi Layanan, Penerbitan Nota Beralih Mulai 1 November 2026

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:34 WIB

Enam Kelompok P3A Mengaku Tertekan, Pekerjaan Tersendat, APH dan BWS Didesak Bongkar Dugaan Permainan Dana

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:33 WIB

Pelindo Multi Terminal Hadirkan Jamur Berdaya HUB, Buka Peluang Usaha dan Kemandirian Ekonomi Masyarakat

Jumat, 30 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Optimalisasi Aset Negara, KSOP Utama Belawan dan Pelindo Resmi Sepakati Tukar Menukar BMN

Kamis, 29 Oktober 2026 - 03:01 WIB

SIMPANG TITI PAPAN JADI NERAKA KEMACETAN! Bertahun-Tahun Terabaikan, Rakyat Dipaksa Bertaruh Waktu dan Keselamatan di Jalan Rusak

Berita Terbaru