PROF. SUTAN NASOMAL GUNCANG JAKARTA! DESAK PRESIDEN PRABOWO ROMBAK TOTAL PENEGAKAN HUKUM: “JANGAN BIARKAN RAKYAT KEHILANGAN KEPERCAYAAN!”

- Penulis

Sabtu, 18 Juli 2026 - 03:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta | 18 Juli 2026 – Suara keras kembali menggema dari kalangan akademisi dan praktisi hukum. Prof. Dr. Sutan Nasomal, SH., MH., Pakar Hukum Internasional, Ekonom Nasional, Ketua Umum Perkumpulan Advokat Muda Indonesia, sekaligus Ketua YPKBH Prof. Sutan Nasomal, melontarkan kritik tajam terhadap kondisi pemberantasan korupsi di Indonesia.

Dalam keterangannya kepada sejumlah pimpinan redaksi media cetak dan media online, baik nasional maupun internasional, Sabtu (18/7/2026), Prof. Sutan menyampaikan pandangannya bahwa Presiden RI Prabowo Subianto perlu segera melakukan evaluasi besar-besaran terhadap sistem penegakan hukum, termasuk terhadap pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Menurut Prof. Sutan, masyarakat semakin resah melihat berbagai perkara korupsi bernilai fantastis yang berujung pada tuntutan maupun vonis yang dinilai ringan. Kondisi tersebut, katanya, berpotensi menggerus kepercayaan publik terhadap supremasi hukum.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia bahkan mengemukakan usulan agar pemerintah mempertimbangkan pembubaran KPK dan membangun sistem baru pemberantasan korupsi yang dinilai lebih tegas dan mampu menghadirkan hukuman dengan efek jera bagi para pelaku.

“Korupsi adalah musuh negara. Hukum harus menjadi benteng terakhir keadilan, bukan justru kehilangan daya gentarnya,” tegas Prof. Sutan.

Prof. Sutan mengaku menerima berbagai laporan dan aspirasi masyarakat yang menilai penegakan hukum terhadap tindak pidana korupsi semakin melemah. Ia mencontohkan adanya perkara korupsi dengan nilai kerugian negara yang disebut mencapai hampir Rp100 miliar, namun berujung pada hukuman yang menurutnya tidak sebanding dengan besarnya dampak yang ditimbulkan.

Baca Juga:  Dugaan Penyimpangan Dana BOS Menggema di Kota Medan, LSM PAKAR Desak Audit Menyeluruh Demi Menyelamatkan Amanah Pendidikan

Ia menilai kondisi tersebut harus menjadi perhatian serius pemerintah agar tidak menimbulkan persepsi bahwa korupsi tidak lagi ditindak secara maksimal.

Dalam pernyataannya, Prof. Sutan juga mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan evaluasi terhadap para pimpinan lembaga penegak hukum yang dinilai belum mampu menghadirkan rasa keadilan di tengah masyarakat.

“Presiden jangan sampai mengecewakan harapan rakyat. Negara harus menunjukkan bahwa hukum berdiri tegak tanpa pandang bulu dan memberikan efek jera kepada setiap pelaku korupsi,” ujarnya.

Menutup keterangannya, Prof. Sutan berharap momentum Hari Keadilan Internasional menjadi pengingat bahwa keadilan merupakan fondasi utama sebuah negara hukum. Ia mengajak seluruh aparat penegak hukum untuk memperkuat integritas, menjaga kepercayaan publik, serta memastikan pemberantasan korupsi dilakukan secara tegas, profesional, dan berkeadilan.

Narasumber:

Prof. Dr. Sutan Nasomal, SH., MH.

Pakar Hukum Internasional, Ekonom Nasional, Presiden Partai Oposisi Merdeka, Ketua Umum Perkumpulan Advokat Muda Indonesia, dan Ketua YPKBH Prof. Dr. KH. Sutan Nasomal Tambunan, SH., MH.

SELAMAT HARI KEADILAN INTERNASIONAL.

Indra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pakarinvestigasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SIDANG PT TSI MEMANAS! Kuasa Hukum Bank Mandiri Bungkam di Hadapan Wartawan, Hakim Kembali Minta Tergugat Nomor 30 Hadir
PENGUMUMAN PENTING! SERTIFIKAT TANAH MILIK NURHAYATI M HILANG, MASYARAKAT DIMOHON BANTUAN DAN KEPEDULIANNYA
Prof. Dr. Sutan Nasomal Bersuara Keras: Jangan Fitnah dan Bunuh Karakter Orang Tanpa Bukti, Poster Bukan Alat Penghakiman!
Setetes Darah, Sejuta Harapan: PT Musim Mas Hadirkan Kepedulian, 463 Warga Medan Rasakan Manfaat Layanan Kesehatan Gratis
Pelindo Regional 1 Belawan Perkuat Integrasi Layanan, Penerbitan Nota Beralih Mulai 1 November 2026
Enam Kelompok P3A Mengaku Tertekan, Pekerjaan Tersendat, APH dan BWS Didesak Bongkar Dugaan Permainan Dana
Pelindo Multi Terminal Hadirkan Jamur Berdaya HUB, Buka Peluang Usaha dan Kemandirian Ekonomi Masyarakat
Optimalisasi Aset Negara, KSOP Utama Belawan dan Pelindo Resmi Sepakati Tukar Menukar BMN
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 09:35 WIB

SIDANG PT TSI MEMANAS! Kuasa Hukum Bank Mandiri Bungkam di Hadapan Wartawan, Hakim Kembali Minta Tergugat Nomor 30 Hadir

Senin, 2 November 2026 - 06:41 WIB

PENGUMUMAN PENTING! SERTIFIKAT TANAH MILIK NURHAYATI M HILANG, MASYARAKAT DIMOHON BANTUAN DAN KEPEDULIANNYA

Minggu, 1 November 2026 - 09:58 WIB

Prof. Dr. Sutan Nasomal Bersuara Keras: Jangan Fitnah dan Bunuh Karakter Orang Tanpa Bukti, Poster Bukan Alat Penghakiman!

Minggu, 1 November 2026 - 08:58 WIB

Setetes Darah, Sejuta Harapan: PT Musim Mas Hadirkan Kepedulian, 463 Warga Medan Rasakan Manfaat Layanan Kesehatan Gratis

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 00:17 WIB

Pelindo Regional 1 Belawan Perkuat Integrasi Layanan, Penerbitan Nota Beralih Mulai 1 November 2026

Berita Terbaru