Kendalikan Inflasi, Bupati Beltim Teken MoU dengan Pemprov DKI Jakarta

- Penulis

Rabu, 29 Juli 2026 - 02:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Belitung Timur Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Belitung Timur (Beltim) terus memperkuat upaya pengendalian inflasi daerah. Hal ini ditandai melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, Selasa (28/7/2026) di Hotel Kempinski Jakarta.

Kegiatan yang fasilitasi oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat sinergi antardaerah dalam menjaga stabilitas harga, memperlancar distribusi komoditas pangan, serta memperkuat ketahanan pasokan guna mengendalikan inflasi di daerah.

Bupati Beltim, Kamarudin Muten, mengatakan pengendalian bahwa inflasi tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kolaborasi yang erat antara pemerintah daerah, pemerintah provinsi, dan seluruh pemangku kepentingan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kerja sama ini merupakan langkah nyata kami selaku pemerintah daerah untuk memperkuat ketahanan pangan dan menjaga stabilitas harga,” katanya.

Menurutnya, kolaborasi antardaerah juga membuka peluang yang lebih luas bagi Kabupaten Beltim dalam meningkatkan efektivitas Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Beltim, mengurangi risiko gejolak harga, sekaligus memperkuat jaringan pasokan pangan, melalui pertukaran informasi terkait praktik baik dan kisah keberhasilaj BUMD pangan DKI Jakarta kepada Pemkab Beltim.

Baca Juga:  RUKO MILIARAN RUPIAH DILELANG RP790 JUTA, DPRD SUMUT MURKA! BRI DICECAR PERTANYAAN SOAL DUGAAN PELANGGARAN PROSEDUR

“Dengan membangun sinergi antardaerah, kita berharap distribusi komoditas menjadi lebih lancar sehingga masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih stabil,” harap Kamarudin.

Selain penandatanganan nota kesepahaman, kegiatan tersebut juga diisi dengan paparan strategi penguatan TPID oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, serta diskusi mengenai penyusunan kerja sama bisnis antardaerah sebagai tindak lanjut implementasi kesepakatan yang telah dibangun.

Lebih lanjut, Kamarudin juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta atas komitmen membangun kerja sama yang saling menguntungkan. Kamarudin berharap kemitraan tersebut tidak hanya berdampak pada pengendalian inflasi, tetapi juga membuka peluang kerja sama di sektor-sektor strategis lainnya.

Ucapan terima kasih turut pula disampaikan kepada Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang telah memfasilitasi terlaksananya kegiatan tersebut. Menurutnya, peran Bank Indonesia sangat penting dalam memperkuat koordinasi dan sinergi antardaerah guna menjaga stabilitas ekonomi daerah.

Melalui kerja sama ini, Pemkab Beltim menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat langkah pengendalian inflasi melalui inovasi, kolaborasi, dan kerja sama antardaerah, sehingga stabilitas harga tetap terjaga dan kesejahteraan masyarakat semakin meningkat. (Arsoyo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pakarinvestigasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pelindo Regional 1 Belawan Perkuat Integrasi Layanan, Penerbitan Nota Beralih Mulai 1 November 2026
Enam Kelompok P3A Mengaku Tertekan, Pekerjaan Tersendat, APH dan BWS Didesak Bongkar Dugaan Permainan Dana
Pelindo Multi Terminal Hadirkan Jamur Berdaya HUB, Buka Peluang Usaha dan Kemandirian Ekonomi Masyarakat
Optimalisasi Aset Negara, KSOP Utama Belawan dan Pelindo Resmi Sepakati Tukar Menukar BMN
SIMPANG TITI PAPAN JADI NERAKA KEMACETAN! Bertahun-Tahun Terabaikan, Rakyat Dipaksa Bertaruh Waktu dan Keselamatan di Jalan Rusak
“TOLAK EKSEKUSI! WARGA PASAR IV HELVETIA BERTAHAN DI TENGAH ANCAMAN PENGOSONGAN: ‘KAMI SIAP MATI DEMI TANAH INI!’”
TRAGIS! DANA IRIGASI P3TGAI ASAHAN DISOROT, ENAM KELOMPOK PETANI MENGAKU TERLILIT UTANG DAN TEKANAN — Rp570 JUTA DIPERSOALKAN, APH DITANTANG UNGKAP FAKTA!
SK PBNU Belum Terbit, Bayang-Bayang Pilpres 2029 Menguat: Ambisi Saifullah Yusuf dan Perebutan Pengaruh di Jantung Nahdlatul Ulama
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 00:17 WIB

Pelindo Regional 1 Belawan Perkuat Integrasi Layanan, Penerbitan Nota Beralih Mulai 1 November 2026

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:34 WIB

Enam Kelompok P3A Mengaku Tertekan, Pekerjaan Tersendat, APH dan BWS Didesak Bongkar Dugaan Permainan Dana

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:33 WIB

Pelindo Multi Terminal Hadirkan Jamur Berdaya HUB, Buka Peluang Usaha dan Kemandirian Ekonomi Masyarakat

Jumat, 30 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Optimalisasi Aset Negara, KSOP Utama Belawan dan Pelindo Resmi Sepakati Tukar Menukar BMN

Kamis, 29 Oktober 2026 - 03:01 WIB

SIMPANG TITI PAPAN JADI NERAKA KEMACETAN! Bertahun-Tahun Terabaikan, Rakyat Dipaksa Bertaruh Waktu dan Keselamatan di Jalan Rusak

Berita Terbaru