Cikarang 28/04/2026 ~ Atas nama pribadi dan pemerintah, saya menyampaikan duka cita yang begitu dalam atas tragedi tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dan Commuterline Cikarang—sebuah peristiwa yang merenggut ketenangan dan meninggalkan luka di hati banyak keluarga.
Di balik deru rel yang biasanya mengantar harapan, hari ini justru tersisa tangis dan kepedihan. Doa kami mengalir untuk para korban yang telah berpulang—semoga mendapat tempat terbaik di sisi-Nya. Untuk para korban luka yang kini berjuang di RSUD Kota Bekasi, semoga Tuhan Yang Maha Kuasa, Allah Subhanahu Wata’ala, menguatkan langkah, mengangkat derita, dan menyegerakan kesembuhan.
Peristiwa ini bukan sekadar kecelakaan—ini adalah pengingat pahit bahwa keselamatan tak boleh lagi ditawar. Kami berkomitmen untuk mengusut tuntas kejadian ini melalui investigasi menyeluruh, mengungkap setiap celah kelalaian yang mungkin terjadi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Lebih dari itu, kami akan melakukan evaluasi besar terhadap sistem keselamatan perlintasan kereta api, terutama di titik-titik rawan yang selama ini luput dari pengawasan maksimal. Tidak boleh ada lagi nyawa yang melayang karena kelengahan. Tidak boleh ada lagi keluarga yang pulang dengan kehilangan.
Semoga dari duka ini, lahir kesadaran dan perubahan—agar rel-rel yang membelah negeri kembali menjadi jalur harapan, bukan jalan menuju kehilangan.
Indra/RI













