Saat Langkah Tak Lagi Mampu, Bantuan Itu Datang Menyapa: Kisah Haru BLT di Desa Manunggal

- Penulis

Rabu, 29 April 2026 - 04:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUHAN DELI — Pagi itu berjalan seperti biasa di Desa Manunggal, Kecamatan Labuhan Deli. Aktivitas warga perlahan mulai menggeliat. Namun di sudut-sudut rumah sederhana, ada kisah lain yang tak banyak terlihat—tentang mereka yang tak lagi mampu melangkah keluar, terbaring dalam sakit, menahan hari dengan sunyi.

Bagi sebagian warga, hari pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) mungkin hanya tentang datang, antre, lalu pulang membawa harapan. Tapi bagi yang sakit, bahkan sekadar berdiri pun menjadi perjuangan.

Rabu (29/4/2026), Pemerintah Desa Manunggal tetap menyalurkan BLT kepada 15 warga yang berhak menerima. Namun dari jumlah itu, empat di antaranya tak bisa hadir. Kondisi fisik yang lemah membuat mereka hanya bisa menunggu—entah kabar, entah kepastian.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun hari itu, mereka tak hanya menunggu.

Kepala Desa Manunggal, Mukhlisin, memilih untuk tidak membiarkan jarak dan keadaan menjadi penghalang. Ia melangkah keluar dari kantor desa, menyusuri jalan-jalan kecil, mendatangi rumah demi rumah warga yang terbaring sakit.

Di balik pintu-pintu sederhana itu, suasana haru terasa. Ada tatapan lemah yang tiba-tiba berbinar, ada senyum yang muncul perlahan, bahkan mungkin ada air mata yang jatuh diam-diam. Bukan semata karena bantuan itu datang, tetapi karena mereka merasa dilihat, diperhatikan, dan tidak dilupakan.

Baca Juga:  Keluarga Besar Lapas Narkotika Rumbai Peringati Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62

Satu per satu bantuan diserahkan langsung. Nilainya Rp750.000 untuk bulan Januari hingga Maret. Angka yang mungkin tak besar, namun di tengah keterbatasan, ia menjadi penopang harapan.

Lebih dari itu, cara bantuan itu disampaikan menghadirkan makna yang jauh lebih dalam. Ada ketulusan di setiap langkah yang ditempuh, ada kepedulian yang tak bisa diukur dengan angka.

“Empat warga dalam kondisi sakit, jadi kami yang datang langsung ke rumah mereka,” ujar Mukhlisin dengan sederhana.

Kalimat itu mungkin terdengar biasa. Namun di baliknya, ada pilihan untuk hadir, untuk peduli, untuk memastikan tak ada yang tertinggal—bahkan mereka yang paling lemah sekalipun.

Di desa kecil itu, hari itu menjadi berbeda. Bantuan bukan hanya disalurkan, tapi juga diantarkan dengan hati.

Dan di antara rumah-rumah yang sunyi, terselip sebuah pesan yang tak terucap keras: bahwa dalam keadaan paling sulit, masih ada tangan yang datang… membawa harapan.

Tim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pakarinvestigasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KLAIM ULAYAT TAPI PAKAI SKRPT PRIBADI: RONALDI TAK BISA BUKTIKAN LEGALITAS TANAH HPL, MALAH SESUMBAR DAN BLOKIR MEDIA! KAPOLRES SIAK, TANGKAP TERLAPOR!!
Satu Dekade AMPHIBI: Menanam Mangrove, Menjaga Warisan, Menitipkan Harapan untuk Anak Cucu
Dari Ruang Rapat Polda Sumut, Alarm untuk Mafia LPG Bersubsidi Dinyalakan: Tabung Hijau Harus Kembali ke Rakyat!
Malam Mencekam di Pematangsiantar, Brimob Sumut Terjang Kobaran Api Demi Lindungi Masyarakat
Puting Beliung Terjang Medan Johor, Brimob Polda Sumut Gerakkan Dapur Lapangan dan Water Treatment
Pelindo Buka Ruang Suara Masyarakat, Pengembangan Pelabuhan Belawan Tak Boleh Meninggalkan Pesisir
Merah Putih Berkibar, Tawa Warga Menggema: BPC dan Relawan Tegak Lurus Prabowo Hidupkan Semangat Kemerdekaan di Paya Pasir
Prabowo: “Kita Tidak Membangun untuk Satu Masa Jabatan, Kita Membangun untuk Satu Abad Indonesia”
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 08:31 WIB

KLAIM ULAYAT TAPI PAKAI SKRPT PRIBADI: RONALDI TAK BISA BUKTIKAN LEGALITAS TANAH HPL, MALAH SESUMBAR DAN BLOKIR MEDIA! KAPOLRES SIAK, TANGKAP TERLAPOR!!

Senin, 31 Agustus 2026 - 01:34 WIB

Satu Dekade AMPHIBI: Menanam Mangrove, Menjaga Warisan, Menitipkan Harapan untuk Anak Cucu

Jumat, 28 Agustus 2026 - 09:51 WIB

Dari Ruang Rapat Polda Sumut, Alarm untuk Mafia LPG Bersubsidi Dinyalakan: Tabung Hijau Harus Kembali ke Rakyat!

Minggu, 23 Agustus 2026 - 06:16 WIB

Malam Mencekam di Pematangsiantar, Brimob Sumut Terjang Kobaran Api Demi Lindungi Masyarakat

Rabu, 19 Agustus 2026 - 15:13 WIB

Puting Beliung Terjang Medan Johor, Brimob Polda Sumut Gerakkan Dapur Lapangan dan Water Treatment

Berita Terbaru