Jalan Hancur, Negara Jangan Absen! Prof. Sutan Nasomal Desak Presiden Prabowo Turun Tangan, Libatkan Pengusaha Perbaiki Infrastruktur

- Penulis

Kamis, 30 April 2026 - 15:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BATU BARA — Kerusakan jalan yang kian parah di sejumlah daerah dinilai bukan lagi sekadar persoalan teknis, melainkan cerminan lemahnya pengawasan dan minimnya tanggung jawab bersama. Sorotan keras datang dari pakar hukum pidana internasional, Sutan Nasomal, yang mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk segera mengambil langkah tegas.

Menurutnya, Presiden harus menginstruksikan para menteri, gubernur, bupati, hingga wali kota agar tidak hanya bergantung pada anggaran negara, tetapi juga menggerakkan partisipasi swasta—terutama pelaku usaha yang aktivitasnya menggunakan dan berpotensi merusak jalan.

“Jangan biarkan jalan rusak jadi pemandangan biasa. Negara tidak boleh absen. Semua pihak harus bergerak, termasuk pengusaha yang setiap hari memanfaatkan jalan untuk kepentingan bisnisnya,” tegas Sutan Nasomal, Jumat (25/4/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sorotan ini menguat menyusul kondisi memprihatinkan di Jalan Ahmad Saleh, Desa Sei Buah Keras, Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara. Jalan tersebut dilaporkan rusak berat—berlubang, berlumpur, dan nyaris tak layak dilalui—diduga akibat lalu lintas truk bertonase tinggi yang melintas setiap hari tanpa pengawasan ketat.

Warga menjadi korban utama. Aktivitas harian terganggu, risiko kecelakaan meningkat, dan kondisi makin memburuk saat hujan mengguyur.

Baca Juga:  Brimob Sumut Tebar Kasih di Hari Minggu, Sembako Dibagikan untuk Warga yang Membutuhkan di Sekitar Mako

“Setiap hari truk besar lewat, jalan kami hancur. Tapi tidak pernah ada perbaikan,” keluh seorang warga.

Tak hanya soal jalan, warga juga menyoroti keberadaan bangunan besar yang diduga sebagai pabrik es di sekitar lokasi. Aktivitasnya terlihat berjalan, namun tanpa papan nama resmi. Di area tersebut hanya terpasang tulisan “DILARANG MASUK KUHP 551”, memicu tanda tanya besar terkait legalitas usaha.

Kondisi ini memperkuat kecurigaan publik akan lemahnya pengawasan pemerintah daerah terhadap aktivitas industri yang berdampak langsung pada lingkungan dan infrastruktur.

Warga mendesak Pemerintah Kabupaten Batu Bara dan instansi terkait segera turun tangan—bukan sekadar meninjau, tetapi bertindak. Pemeriksaan menyeluruh terhadap izin usaha, dampak lingkungan, serta kontribusi terhadap kerusakan jalan dinilai mendesak dilakukan.

Jika pembiaran terus terjadi, bukan tidak mungkin muncul konsekuensi hukum. Pelaku usaha yang terbukti menyebabkan kerusakan jalan dapat dijerat pidana, sementara pemerintah daerah berpotensi dinilai lalai dalam menjalankan kewajibannya melindungi kepentingan publik.

“Ini bukan hanya soal jalan rusak, tapi soal keadilan. Jangan sampai ada pihak yang diuntungkan, sementara masyarakat terus dirugikan,” pungkas Sutan Nasomal.

Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pakarinvestigasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Enam Kelompok P3A Mengaku Tertekan, Pekerjaan Tersendat, APH dan BWS Didesak Bongkar Dugaan Permainan Dana
Pelindo Multi Terminal Hadirkan Jamur Berdaya HUB, Buka Peluang Usaha dan Kemandirian Ekonomi Masyarakat
Optimalisasi Aset Negara, KSOP Utama Belawan dan Pelindo Resmi Sepakati Tukar Menukar BMN
SIMPANG TITI PAPAN JADI NERAKA KEMACETAN! Bertahun-Tahun Terabaikan, Rakyat Dipaksa Bertaruh Waktu dan Keselamatan di Jalan Rusak
“TOLAK EKSEKUSI! WARGA PASAR IV HELVETIA BERTAHAN DI TENGAH ANCAMAN PENGOSONGAN: ‘KAMI SIAP MATI DEMI TANAH INI!’”
TRAGIS! DANA IRIGASI P3TGAI ASAHAN DISOROT, ENAM KELOMPOK PETANI MENGAKU TERLILIT UTANG DAN TEKANAN — Rp570 JUTA DIPERSOALKAN, APH DITANTANG UNGKAP FAKTA!
SK PBNU Belum Terbit, Bayang-Bayang Pilpres 2029 Menguat: Ambisi Saifullah Yusuf dan Perebutan Pengaruh di Jantung Nahdlatul Ulama
SELAMATKAN GENERASI DARI CENGKERAMAN NARKOBA! Brimob dan Ditresnarkoba Polda Sumut Gerebek Lokasi di Medan, 8 Pria Diamankan
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:34 WIB

Enam Kelompok P3A Mengaku Tertekan, Pekerjaan Tersendat, APH dan BWS Didesak Bongkar Dugaan Permainan Dana

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:33 WIB

Pelindo Multi Terminal Hadirkan Jamur Berdaya HUB, Buka Peluang Usaha dan Kemandirian Ekonomi Masyarakat

Jumat, 30 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Optimalisasi Aset Negara, KSOP Utama Belawan dan Pelindo Resmi Sepakati Tukar Menukar BMN

Kamis, 29 Oktober 2026 - 03:01 WIB

SIMPANG TITI PAPAN JADI NERAKA KEMACETAN! Bertahun-Tahun Terabaikan, Rakyat Dipaksa Bertaruh Waktu dan Keselamatan di Jalan Rusak

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:36 WIB

“TOLAK EKSEKUSI! WARGA PASAR IV HELVETIA BERTAHAN DI TENGAH ANCAMAN PENGOSONGAN: ‘KAMI SIAP MATI DEMI TANAH INI!’”

Berita Terbaru