Tangis Sragen di Tengah Krisis! Padi Dijarah Tiap Malam, Prof Dr Sutan Nasomal Memohon Presiden RI Prabowo Selamatkan Rakyat Indonesia

- Penulis

Rabu, 27 Mei 2026 - 01:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jawa Tengah,27 /05/2026  ~Prabowo Subianto disebut menjadi harapan terakhir rakyat kecil yang kini hidup dalam bayang-bayang krisis ekonomi berkepanjangan. Jeritan masyarakat dari pelosok desa di Sragen, Jawa Tengah, mulai pecah ke permukaan. Sawah yang selama ini menjadi sumber kehidupan rakyat, kini tak lagi aman. Padi yang hampir dipanen digasak pencuri tiap malam demi menyambung hidup.

“Ini bukan sekadar pencurian biasa. Ini tanda rakyat sudah sangat lapar dan terdesak,” ujar Sutan Nasomal saat memberikan keterangannya kepada sejumlah media dari Markas Pusat Partai Koalisi Rakyat Indonesia di kawasan Cijantung, Jakarta, Selasa (27/5/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan nada penuh keprihatinan, Prof Dr Sutan Nasomal SH MH menyebut kondisi ekonomi masyarakat saat ini semakin kritis akibat melemahnya nilai rupiah, gelombang PHK, serta bangkrutnya banyak perusahaan dan pelaku usaha kecil. Pasar tradisional disebut semakin sepi, daya beli rakyat runtuh, sementara harga kebutuhan pokok terus merangkak naik tanpa belas kasihan.

“Rakyat hari ini bukan lagi hidup susah, tetapi sudah bertahan di ujung kehancuran. Tabungan habis, pekerjaan hilang, hutang menumpuk, bahkan untuk makan sepiring nasi pun harus berutang,” ungkapnya lirih.

Baca Juga:  Apel Pagi Lapas Batam Dirangkaikan dengan Penyematan Tanda Kenaikan Pangkat Kasubsi Bimkemaswat, Perkuat Integritas dan Profesionalisme

Menurutnya, fenomena pencurian padi di Sragen menjadi potret nyata betapa berat penderitaan masyarakat bawah. Di tengah negeri yang kaya sumber daya alam, masih ada rakyat yang terpaksa mencuri gabah demi memberi makan keluarganya.

“Ini ironi yang menyayat hati. Indonesia negeri kaya raya, tetapi rakyatnya menangis kelaparan di tengah sawah,” tegasnya.

Prof Dr Sutan Nasomal juga menyoroti lemahnya ketahanan pangan nasional dan merosotnya kemampuan ekonomi masyarakat yang dinilai sudah memasuki tahap darurat. Ia meminta pemerintah pusat segera turun tangan memperkuat nilai rupiah, menstabilkan harga kebutuhan pokok, dan membuka lapangan kerja seluas-luasnya agar rakyat tidak semakin tenggelam dalam penderitaan.

Ia pun berharap Presiden RI Prabowo Subianto dapat mendengar langsung jeritan rakyat kecil yang kini hidup dalam kecemasan dan ketakutan menghadapi masa depan.

“Kalau kondisi ini terus dibiarkan, maka krisis ekonomi bukan hanya menghancurkan usaha masyarakat, tetapi juga menghancurkan harapan hidup rakyat kecil,” tutupnya penuh harap.

Narasumber:

Sutan Nasomal — Pakar Hukum Internasional, Presiden Partai Koalisi Rakyat Indonesia, Ketua Umum Perkumpulan Advokat Muda Indonesia.

Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pakarinvestigasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pelindo Regional 1 Belawan Perkuat Integrasi Layanan, Penerbitan Nota Beralih Mulai 1 November 2026
Enam Kelompok P3A Mengaku Tertekan, Pekerjaan Tersendat, APH dan BWS Didesak Bongkar Dugaan Permainan Dana
Pelindo Multi Terminal Hadirkan Jamur Berdaya HUB, Buka Peluang Usaha dan Kemandirian Ekonomi Masyarakat
Optimalisasi Aset Negara, KSOP Utama Belawan dan Pelindo Resmi Sepakati Tukar Menukar BMN
SIMPANG TITI PAPAN JADI NERAKA KEMACETAN! Bertahun-Tahun Terabaikan, Rakyat Dipaksa Bertaruh Waktu dan Keselamatan di Jalan Rusak
“TOLAK EKSEKUSI! WARGA PASAR IV HELVETIA BERTAHAN DI TENGAH ANCAMAN PENGOSONGAN: ‘KAMI SIAP MATI DEMI TANAH INI!’”
TRAGIS! DANA IRIGASI P3TGAI ASAHAN DISOROT, ENAM KELOMPOK PETANI MENGAKU TERLILIT UTANG DAN TEKANAN — Rp570 JUTA DIPERSOALKAN, APH DITANTANG UNGKAP FAKTA!
SK PBNU Belum Terbit, Bayang-Bayang Pilpres 2029 Menguat: Ambisi Saifullah Yusuf dan Perebutan Pengaruh di Jantung Nahdlatul Ulama
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 00:17 WIB

Pelindo Regional 1 Belawan Perkuat Integrasi Layanan, Penerbitan Nota Beralih Mulai 1 November 2026

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:34 WIB

Enam Kelompok P3A Mengaku Tertekan, Pekerjaan Tersendat, APH dan BWS Didesak Bongkar Dugaan Permainan Dana

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:33 WIB

Pelindo Multi Terminal Hadirkan Jamur Berdaya HUB, Buka Peluang Usaha dan Kemandirian Ekonomi Masyarakat

Jumat, 30 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Optimalisasi Aset Negara, KSOP Utama Belawan dan Pelindo Resmi Sepakati Tukar Menukar BMN

Kamis, 29 Oktober 2026 - 03:01 WIB

SIMPANG TITI PAPAN JADI NERAKA KEMACETAN! Bertahun-Tahun Terabaikan, Rakyat Dipaksa Bertaruh Waktu dan Keselamatan di Jalan Rusak

Berita Terbaru