SUMBAR,29/05/2026 ~ Peringatan Hari Lahir Pancasila ke-81 tahun 2026 menjadi momentum yang sarat makna bagi Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat. Di tengah dinamika kehidupan masyarakat yang terus berkembang, semangat Pancasila kembali diteguhkan sebagai cahaya pemersatu bangsa dan landasan pengabdian tanpa batas kepada masyarakat.
Dalam suasana penuh refleksi kebangsaan tersebut, Ditlantas Polda Sumbar menegaskan komitmennya untuk terus hadir tidak hanya sebagai penegak aturan lalu lintas, tetapi juga sebagai penjaga harmoni sosial yang berlandaskan nilai-nilai luhur Pancasila.
Pesan kebangsaan itu disampaikan langsung oleh Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol. H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq bersama Wadirlantas AKBP Yudho Huntoro, kepada seluruh masyarakat Sumatera Barat, Minggu (1/6/2026).
Dalam momentum yang penuh nilai historis tersebut, Pancasila kembali dipandang bukan sekadar dasar negara, melainkan napas kehidupan berbangsa yang menuntun setiap langkah pengabdian, termasuk dalam pelayanan publik dan keselamatan berlalu lintas.
Kombes Pol. H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq menegaskan bahwa Pancasila adalah jiwa dari setiap gerak pengabdian Polri kepada masyarakat. Ia menyebut bahwa setiap tugas kepolisian, khususnya di bidang lalu lintas, sesungguhnya merupakan bagian dari upaya menjaga kehidupan agar tetap tertib, aman, dan manusiawi.
Ia menekankan bahwa jalan raya bukan sekadar ruang mobilitas, tetapi ruang kebersamaan yang menuntut kesadaran, disiplin, dan rasa saling menghormati antar sesama pengguna jalan.
“Ketertiban berlalu lintas adalah wujud nyata dari penghormatan terhadap kehidupan itu sendiri, serta cerminan dari nilai-nilai Pancasila yang harus terus kita jaga bersama,” tegasnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Lebih jauh, ia mengajak masyarakat untuk tidak membiarkan nilai-nilai persatuan luntur oleh perkembangan zaman. Menurutnya, Pancasila harus terus dihidupkan dalam tindakan nyata, dimulai dari lingkungan keluarga, masyarakat, hingga ruang sosial yang lebih luas.
Sikap disiplin, gotong royong, serta saling menghargai disebut sebagai fondasi yang mampu menjaga kokohnya persatuan bangsa di tengah berbagai tantangan era modern.
Sementara itu, Wadirlantas AKBP Yudho Huntoro menegaskan bahwa keberagaman Indonesia adalah kekuatan besar yang tidak boleh tergerus oleh perbedaan. Justru dari keberagaman itulah, Pancasila hadir sebagai perekat yang menyatukan seluruh elemen bangsa.
Ia juga menegaskan komitmen Ditlantas Polda Sumbar untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik yang profesional, modern, transparan, dan berorientasi pada kepercayaan masyarakat.
Dalam visual peringatan Hari Lahir Pancasila yang dirilis Ditlantas Polda Sumbar, tampak dominasi warna merah putih yang berpadu dengan megahnya Garuda Pancasila sebagai simbol kekuatan bangsa. Siluet Presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno, saat membacakan pidato kelahiran Pancasila turut dihadirkan sebagai pengingat akan sejarah panjang lahirnya dasar negara yang mempersatukan Indonesia.
Indra













