Keselamatan Tak Bisa Ditawar! PJM Samarinda Perkuat Benteng Operasional Demi Wujudkan Layanan Maritim Kelas Dunia

- Penulis

Senin, 8 Juni 2026 - 06:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Makassar, 8 Juni 2026 — Di tengah padatnya lalu lintas pelayaran di Sungai Mahakam yang dikenal memiliki tantangan navigasi tinggi, PT Pelindo Jasa Maritim (PJM) Unit Samarinda menegaskan bahwa keselamatan bukan sekadar slogan, melainkan harga mati yang menjadi pondasi utama dalam menjaga keandalan layanan pemanduan dan penundaan kapal.

Komitmen kuat tersebut kembali ditegaskan dalam kegiatan Arahan Strategis Keselamatan Pemanduan, Triase dan Transformasi yang dihadiri jajaran pimpinan Pelindo dan PJM, termasuk Direktur Operasi PT Pelabuhan Indonesia (Persero), Prasetyadi, Direktur Operasi dan Teknik PJM Edward D. P. Napitupulu, Senior Vice President Pelayanan Kapal PJM, SVP K3 PJM, Senior Manager Wilayah 4 PJM, serta General Manager Regional 4 Cabang Balikpapan, yang berlangsung di Samarinda, Kalimantan Timur.

Dalam arahannya, Prasetyadi menegaskan bahwa keselamatan operasional merupakan urat nadi pelayanan kepelabuhanan nasional. Tanpa keselamatan, keandalan layanan dan kelancaran arus logistik yang menopang perekonomian bangsa akan berada dalam ancaman.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Service excellence dan keselamatan kerja bukanlah dua hal yang dapat dipisahkan. Keduanya harus ditopang oleh kompetensi, profesionalisme, integritas, serta kepatuhan terhadap prosedur. Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi dalam menjaga keselamatan operasional pemanduan,” tegas Prasetyadi.

Pernyataan tersebut menjadi penegasan bahwa di tengah tuntutan peningkatan pelayanan yang semakin tinggi, budaya keselamatan harus menjadi nafas dalam setiap aktivitas operasional di lapangan.

Di balik tantangan besar yang dihadapi wilayah kerja Samarinda, PJM justru mencatat capaian yang patut diapresiasi. Melalui penguatan mitigasi risiko, khususnya pada area kritis pengolongan Jembatan Mahakam, angka insiden property damage berhasil ditekan hingga 75 persen dibandingkan periode sebelumnya.

Capaian ini bukan sekadar angka statistik. Ini adalah bukti nyata bahwa disiplin, ketegasan dalam penerapan prosedur, serta pengawasan yang berkesinambungan mampu menyelamatkan aset, menjaga keselamatan pekerja, dan menjamin kelancaran aktivitas pelayaran.

Baca Juga:  Tangis Orang Tua dan Masa Depan Anak di Ujung SPMB Kepri, Profesor Sutan Nasomal: “Jangan Jadikan Sekolah sebagai Jalan yang Menakutkan”

Sebagai salah satu wilayah operasional dengan tingkat kompleksitas tinggi, Sungai Mahakam menuntut kewaspadaan ekstra setiap saat. Karena itu, PJM terus memperkuat langkah-langkah preventif melalui identifikasi risiko secara berkala, pelaksanaan safety briefing, evaluasi insiden dan near miss, hingga peningkatan koordinasi lintas unsur operasional agar setiap potensi bahaya dapat diantisipasi sejak dini.

Tak hanya mengandalkan sumber daya manusia yang profesional, PJM juga terus melakukan transformasi dengan memanfaatkan teknologi modern berupa sensor dan sistem telemetri yang mampu memantau kondisi operasional secara real time. Teknologi ini menjadi senjata penting dalam mendukung pengambilan keputusan yang cepat, tepat, dan akurat di lapangan.

Direktur Operasi dan Teknik PJM, Edward D. P. Napitupulu, menegaskan bahwa keselamatan merupakan tanggung jawab kolektif yang harus dijaga oleh seluruh insan operasional tanpa terkecuali.

“Keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Dengan kolaborasi yang kuat, disiplin terhadap prosedur, serta komitmen seluruh insan operasional, kami optimistis dapat terus meningkatkan kualitas layanan dan mendukung kelancaran arus logistik nasional melalui perairan Samarinda,” ujarnya.

Dengan penguatan budaya keselamatan yang terus dikawal secara konsisten, PJM Samarinda kini tidak hanya berupaya menjaga kelancaran operasional pelabuhan, tetapi juga tengah membangun fondasi kuat menuju layanan maritim yang aman, modern, andal, dan berstandar internasional.

Di tengah derasnya arus perdagangan dan distribusi nasional, keselamatan menjadi benteng utama. Dan bagi PJM Samarinda, setiap pelayaran yang selamat bukan hanya sebuah keberhasilan operasional, melainkan wujud nyata pengabdian dalam menjaga denyut nadi logistik Indonesia.

Indra/humas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pakarinvestigasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lapangan Hijau Jadi Panggung Persaudaraan! Kapolres Lhokseumawe Kobarkan Semangat Sportivitas, Buktikan Polri Selalu Hadir Bersama Rakyat
Agus Flores: Fast Respon Kini Bergema di Pentas Nasional, Dari Korps Bhayangkara hingga Lingkaran Istana Presiden
ENAM TAHUN MENUNGGU KEPASTIAN! Prof. Dr. KH. Sutan Nasomal Desak Presiden Prabowo Bertindak: “Perintahkan Gubernur Jawa Barat Selesaikan RS Limbangan, Jangan Biarkan Rakyat Terus Menjadi Korban!”
Prof. Sutan Nasomal Yakin Kapolres Bogor Tegakkan Hukum Tanpa Tebang Pilih, Desak Dugaan Penyebaran Hoaks Soal UKW Diusut Tuntas
Diduga Judi Toto Gelap Masih Berdenyut di Parittiga, Jeritan Warga Kian Nyaring: “Jangan Biarkan Hukum Kalah oleh Perjudian!”
Dari Pelabuhan Mengalir Doa dan Kasih: Pelindo Regional 1 Satukan Langit Harapan Lewat Santunan 100 Anak Yatim Lintas Agama
Arus Curah Kering Pelindo Multi Terminal Belawan Melonjak di Semester I 2026, Denyut Nadi Logistik Nasional Kian Bergemuruh
Integritas di Lapas Batam: Dari Apel Kebangsaan Hingga Apresiasi Pegawai Teladan
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 07:32 WIB

Lapangan Hijau Jadi Panggung Persaudaraan! Kapolres Lhokseumawe Kobarkan Semangat Sportivitas, Buktikan Polri Selalu Hadir Bersama Rakyat

Selasa, 28 Juli 2026 - 07:12 WIB

Agus Flores: Fast Respon Kini Bergema di Pentas Nasional, Dari Korps Bhayangkara hingga Lingkaran Istana Presiden

Selasa, 28 Juli 2026 - 05:08 WIB

ENAM TAHUN MENUNGGU KEPASTIAN! Prof. Dr. KH. Sutan Nasomal Desak Presiden Prabowo Bertindak: “Perintahkan Gubernur Jawa Barat Selesaikan RS Limbangan, Jangan Biarkan Rakyat Terus Menjadi Korban!”

Selasa, 28 Juli 2026 - 04:56 WIB

Prof. Sutan Nasomal Yakin Kapolres Bogor Tegakkan Hukum Tanpa Tebang Pilih, Desak Dugaan Penyebaran Hoaks Soal UKW Diusut Tuntas

Selasa, 28 Juli 2026 - 04:28 WIB

Diduga Judi Toto Gelap Masih Berdenyut di Parittiga, Jeritan Warga Kian Nyaring: “Jangan Biarkan Hukum Kalah oleh Perjudian!”

Berita Terbaru