Pematangsiantar – Di balik tatapan penuh harap dan semangat pengabdian, sebanyak 2.015 putra terbaik bangsa berdiri menanti keputusan yang akan mengubah jalan hidup mereka. Mimpi mengenakan seragam hijau TNI Angkatan Darat kini berada di gerbang penentuan, saat Pangdam I/Bukit Barisan, Mayjen TNI Hendy Antariksa, memimpin Sidang Pantukhir Penerimaan Calon Tamtama Prajurit Karier (Cata PK) TNI AD Gelombang II Tahun Anggaran 2026 tingkat Subpanpus Kodam I/BB di Lapangan Jenderal Soedirman Rindam I/BB, Rabu (8/7/2026).
Sidang Pantukhir bukan sekadar tahapan seleksi. Bagi ribuan peserta, inilah momentum yang menjadi penentu antara mimpi dan kenyataan, sebelum melangkah menuju Sidang Pantukhir tingkat Panitia Pusat (Panpus) TNI AD.
Rangkaian kegiatan diawali dengan penyambutan Pangdam di Rindam I/BB melalui laporan Pos 1 dan jajar kehormatan regu jaga. Selanjutnya, sidang dibuka dengan laporan Sekretaris II kepada Ketua Sidang serta pemaparan hasil seleksi sebagai dasar penentuan peserta yang layak melanjutkan perjuangan ke tingkat pusat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Membacakan amanat Asisten Personel Kasad, Mayjen TNI I Wayan Suarjana, Pangdam menegaskan bahwa setiap keputusan harus lahir dari proses yang objektif, transparan, dan akuntabel. Tidak ada ruang bagi keberpihakan, karena yang dicari adalah prajurit-prajurit tangguh yang memiliki kemampuan fisik, kecerdasan, mental baja, loyalitas, integritas, dan jiwa pengabdian yang tulus kepada bangsa dan negara.
Dengan penuh penekanan, Pangdam kembali mengingatkan bahwa penerimaan prajurit TNI AD sama sekali tidak dipungut biaya. Ia meminta masyarakat tidak mudah tergiur bujuk rayu oknum yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan uang. Menurutnya, satu-satunya jalan menuju keberhasilan adalah kerja keras, doa, disiplin, dan kemampuan yang dimiliki setiap peserta.
“Kemenangan sejati bukan dibeli, tetapi diraih melalui perjuangan dan kejujuran.”
Pangdam juga mengingatkan bahwa hasil Sidang Pantukhir tingkat Subpanpus belum menjadi keputusan akhir. Seluruh peserta masih akan menjalani Sidang Pantukhir tingkat Panitia Pusat TNI AD. Karena itu, seluruh panitia diminta menjaga integritas, kerahasiaan hasil sidang, serta menjalankan setiap tahapan rekrutmen secara profesional dan penuh tanggung jawab.
Di balik setiap peserta yang hadir, tersimpan doa orang tua, harapan keluarga, dan cita-cita untuk mengabdikan diri kepada Ibu Pertiwi. Siapa pun yang nantinya terpilih, mereka adalah putra-putra terbaik yang telah berjuang dengan segala kemampuan demi satu kehormatan: mengabdi kepada bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Danrindam I/BB, Wakil Ketua Sidang, Pawas, Sekretaris, Katim Rik/Uji, serta para pejabat utama Rindam I/BB.
Sumber: Pendam I/Bukit Barisan.













