Medan – Ketika lampu-lampu rumah mulai dipadamkan dan masyarakat terlelap dalam istirahatnya, ada sekelompok aparat yang justru memulai tugas pengabdian. Mereka meninggalkan hangatnya keluarga, melawan dinginnya malam, dan menyusuri setiap sudut jalan demi memastikan tidak ada rasa takut yang menghantui masyarakat. Itulah wajah pengabdian yang kembali ditunjukkan personel Satuan Brimob Polda Sumatera Utara pada Sabtu malam (11/7/2026).
Sebanyak 33 personel Kompi 1 Siaga Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Sumut diterjunkan dalam Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) melalui Patroli Skala Besar bersama jajaran Polrestabes Medan. Dipimpin Danton I Kompi 1 Siaga Batalyon A Pelopor, Ipda Afrildhon Pasaribu, S.H., patroli berlangsung di bawah kendali Kabag Ops Polrestabes Medan AKBP Dhana Noer Kurniawan, S.I.K., M.M.
Usai apel kesiapan, puluhan personel bergerak menyusuri Jalan Flamboyan Raya, Jalan Sei Mencirim, Jalan Pancing MMTC, Jalan Kapten Sumarsono, Jalan Asrama, Jalan Metropolitan, Jalan Veteran Tanjung Gusta, hingga Jalan Cemara Boulevard. Di balik sirene dan langkah kaki para personel, tersimpan satu harapan sederhana: agar setiap warga dapat pulang dengan selamat, tidur dengan tenang, dan bangun menyambut pagi tanpa rasa cemas.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Patroli dilakukan hingga dini hari untuk mencegah aksi kriminalitas jalanan, balap liar, geng motor, serta berbagai potensi gangguan kamtibmas lainnya. Bagi masyarakat, mungkin kehadiran mereka hanya terlihat sesaat. Namun bagi para personel Brimob, setiap malam adalah amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, meski harus mengorbankan waktu bersama keluarga.
Komandan Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Sumut, Kompol Muktar I Kadoli, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa keamanan masyarakat adalah prioritas yang tidak boleh ditawar.
“Keamanan merupakan kebutuhan utama masyarakat. Karena itu, Satuan Brimob Polda Sumut akan terus hadir dan bersinergi dengan seluruh jajaran kewilayahan untuk mencegah setiap potensi gangguan kamtibmas. Kehadiran personel di lapangan bukan hanya sebagai bentuk penegakan hukum, tetapi juga untuk memberikan rasa aman, ketenangan, dan kepercayaan kepada masyarakat,” ujarnya.
Di balik seragam loreng dan perlengkapan tugas yang mereka kenakan, ada hati yang tulus mengabdi untuk negeri. Saat masyarakat menikmati malam yang damai bersama keluarga, personel Brimob tetap berdiri tegak di jalanan, menjaga harapan, melindungi kehidupan, dan memastikan keamanan tetap menyelimuti Kota Medan. Sebab bagi mereka, pengabdian bukan sekadar tugas, melainkan panggilan jiwa yang terus menyala demi Indonesia.
Indra/humas













