Belawan – Derap langkah penuh kebanggaan menggema di Dermaga Ujung Baru 104 Belawan, Senin (20/7/2026). Setelah berbulan-bulan menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia di garis terdepan perbatasan RI–Papua Nugini (PNG), prajurit Satgas Yonif 126/Kala Cakti (KC) akhirnya kembali menginjakkan kaki di tanah kelahiran. Kepulangan mereka bukan sekadar akhir sebuah penugasan, melainkan kepulangan para penjaga negeri yang telah mengabdikan jiwa, raga, dan kehormatan demi tegaknya Merah Putih.
Sebagai bentuk penghormatan atas pengabdian luar biasa tersebut, Kasubbagrenmin Satuan Brimob Polda Sumatera Utara mewakili Komandan Satuan Brimob Polda Sumut hadir dalam prosesi penyambutan yang berlangsung penuh khidmat dan sarat makna. Kehadiran Brimob menjadi simbol kokohnya persaudaraan TNI–Polri yang senantiasa berdiri di barisan terdepan menjaga keutuhan bangsa.
Penyambutan dipimpin langsung oleh Pangdam I/Bukit Barisan Mayor Jenderal TNI Hendy Antariksa, didampingi Kasdam I/Bukit Barisan beserta Pejabat Utama Kodam I/Bukit Barisan. Turut hadir Dandenpom I/5 Medan, Danyonko 469 Kopasgat, Kapolres Pelabuhan Belawan, Dirpolairud Polda Sumut, para Komandan Batalyon jajaran Kodam I/Bukit Barisan, serta unsur TNI, Polri, dan instansi terkait lainnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Di balik senyum kepulangan itu, tersimpan kisah perjuangan yang tidak sederhana. Berbulan-bulan para prajurit mengemban amanah negara di wilayah perbatasan, menghadapi berbagai tantangan alam, medan yang berat, hingga risiko yang selalu mengintai. Namun dengan tekad yang tak pernah padam, mereka tetap berdiri teguh menjaga setiap jengkal tanah air agar tetap aman dan berdaulat.
Mewakili Komandan Satuan Brimob Polda Sumut, Kompol I Wayan Danu Wijaya, S.H., M.H., menegaskan bahwa penyambutan tersebut merupakan bentuk penghormatan yang tulus kepada para prajurit yang telah menunaikan tugas negara dengan penuh dedikasi.
“Setiap prajurit yang kembali dari penugasan membawa cerita tentang pengabdian, kedisiplinan, dan loyalitas kepada bangsa. Kehadiran kami merupakan bentuk penghormatan sekaligus komitmen untuk terus memperkuat sinergitas TNI-Polri dalam menjaga keamanan serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegasnya.
Momen ini bukan hanya menjadi seremoni penyambutan, tetapi juga menjadi pengingat bahwa kemerdekaan, keamanan, dan ketenangan yang dinikmati masyarakat lahir dari pengorbanan para putra terbaik bangsa yang rela meninggalkan keluarga demi menjaga tapal batas Indonesia.
Sinergitas TNI dan Polri yang tergambar dalam penyambutan tersebut menjadi pesan kuat bahwa menjaga Indonesia bukanlah tugas satu institusi semata, melainkan panggilan bersama yang dilandasi semangat persatuan, profesionalisme, dan pengabdian tanpa batas.
Selamat datang kembali, para penjaga perbatasan. Negeri ini berdiri tegak karena keberanian kalian, bangsa ini merasa aman karena kesetiaan kalian, dan Merah Putih tetap berkibar gagah karena pengorbanan yang kalian persembahkan di ujung negeri. Pengabdianmu akan selalu terpatri sebagai kehormatan bagi Indonesia.
Indra/humas













