GAJI KE-13 ASN INHU BELUM CAIR, PAKAR HUKUM INTERNASIONAL PROF. DR. K.H. SUTAN NASOMAL ANGKAT SUARA: “JANGAN BIARKAN HAK PEGAWAI TERGANTUNG TANPA KEPASTIAN!”

- Penulis

Jumat, 24 Juli 2026 - 02:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RENGAT, INDRAGIRI HULU – Di tengah harapan ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) menyambut tahun ajaran baru 2026/2027, kabar yang dinanti justru tak kunjung datang. Gaji ke-13 yang menjadi hak ASN hingga kini belum juga dicairkan, memicu keresahan dan tanda tanya besar di tengah masyarakat.

Sorotan keras pun datang dari Pakar Hukum Internasional, Prof. Dr. K.H. Sutan Nasomal, S.H., M.H.. Dengan nada penuh keprihatinan, ia mempertanyakan penyebab keterlambatan tersebut dan mendesak Pemerintah Daerah Kabupaten Indragiri Hulu segera memberikan penjelasan secara terbuka.

“Ada apa sebenarnya dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Indragiri Hulu? Mengapa hak ribuan ASN belum juga dibayarkan? Jangan sampai para abdi negara yang setiap hari mengabdi kepada masyarakat justru dipaksa menunggu haknya tanpa kepastian,” tegas Prof. Sutan Nasomal.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, gaji ke-13 bukanlah bentuk belas kasihan pemerintah, melainkan hak yang dijamin oleh kebijakan negara untuk membantu ASN menghadapi meningkatnya kebutuhan ekonomi, terutama saat memasuki tahun ajaran baru. Di momen inilah para orang tua harus menyiapkan biaya pendaftaran sekolah, seragam, buku, perlengkapan belajar, hingga berbagai kebutuhan pendidikan anak.

Baca Juga:  Dugaan Penelantaran Atlet Aquatic Deli Serdang di Kuala Lumpur Kian Menggema, Tangis Orang Tua Pecah, LSM PAKAR Desak Bupati Bongkar Fakta dan Usut Tuntas!

“Di balik keterlambatan ini ada ribuan keluarga yang sedang menunggu. Ada orang tua yang berharap dapat membelikan seragam sekolah, buku pelajaran, dan memenuhi kebutuhan pendidikan anak-anaknya. Jangan biarkan harapan itu berubah menjadi kekecewaan akibat lambannya proses birokrasi,” ujarnya.

Prof. Sutan Nasomal menilai bahwa apabila memang terdapat kendala administrasi maupun teknis, pemerintah daerah wajib menyampaikannya secara transparan kepada publik. Menurutnya, keterbukaan informasi merupakan bagian penting dari prinsip good governance dan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan.

Ia juga meminta Inspektorat serta Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Indragiri Hulu segera memberikan penjelasan resmi mengenai penyebab keterlambatan pencairan gaji ke-13, sekaligus memastikan jadwal pembayarannya.

“Pemerintah hadir untuk memberikan kepastian, bukan membiarkan keresahan terus membesar. Jangan biarkan hak ASN tertunda tanpa penjelasan yang jelas. Segera selesaikan, segera bayarkan, dan kembalikan kepercayaan para aparatur kepada pemerintah daerah,” pungkasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, Sekretaris Daerah (Sekda) dan Kepala BPKAD Kabupaten Indragiri Hulu belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab maupun jadwal pencairan gaji ke-13 bagi ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu.

Indra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pakarinvestigasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SAMBUT HUT KE-81 KORPS BRIMOB POLRI, BATALYON C PELOPOR SAT BRIMOB POLDA SUMUT TEBAR BIBIT IKAN, MERAWAT ALAM DEMI MASA DEPAN
Toko Roti DMR Srigunting Resmi Melaporkan Yono Selaku Perwakilan Atik Bakery yang Melakukan Tindakan Pencurian.
Aneh, Ditanya Mengapa Ada NPWPD Pajak Parkir diatas Parit dan Trotoar, Kabid Parkir Bapenda, Malah Ngaku Akan Cek kembali
Bapenda Kota Medan Dan Manager DIY William Iskandar Rampas Hak Pejalan Kaki, Buat Kegiatan Parkir Diatas Parit dan Trotoar.
BBM Subsidi Dikeruk, H. Asril Doyok Lempar Badan: Siapa “Beking” dan Pemilik Asli PT BMBM di SPBU KM 5 Perawang?
KLAIM ULAYAT TAPI PAKAI SKRPT PRIBADI: RONALDI TAK BISA BUKTIKAN LEGALITAS TANAH HPL, MALAH SESUMBAR DAN BLOKIR MEDIA! KAPOLRES SIAK, TANGKAP TERLAPOR!!
Satu Dekade AMPHIBI: Menanam Mangrove, Menjaga Warisan, Menitipkan Harapan untuk Anak Cucu
Dari Ruang Rapat Polda Sumut, Alarm untuk Mafia LPG Bersubsidi Dinyalakan: Tabung Hijau Harus Kembali ke Rakyat!
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 07:08 WIB

SAMBUT HUT KE-81 KORPS BRIMOB POLRI, BATALYON C PELOPOR SAT BRIMOB POLDA SUMUT TEBAR BIBIT IKAN, MERAWAT ALAM DEMI MASA DEPAN

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:36 WIB

Toko Roti DMR Srigunting Resmi Melaporkan Yono Selaku Perwakilan Atik Bakery yang Melakukan Tindakan Pencurian.

Minggu, 11 Oktober 2026 - 01:32 WIB

Aneh, Ditanya Mengapa Ada NPWPD Pajak Parkir diatas Parit dan Trotoar, Kabid Parkir Bapenda, Malah Ngaku Akan Cek kembali

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:06 WIB

Bapenda Kota Medan Dan Manager DIY William Iskandar Rampas Hak Pejalan Kaki, Buat Kegiatan Parkir Diatas Parit dan Trotoar.

Selasa, 29 September 2026 - 02:34 WIB

BBM Subsidi Dikeruk, H. Asril Doyok Lempar Badan: Siapa “Beking” dan Pemilik Asli PT BMBM di SPBU KM 5 Perawang?

Berita Terbaru