TEBING TINGGI – Di saat kobaran api melahap gudang dan bangunan kantor PT Lonsum Kebun Sibulan Estate, 5–6 Agustus 2026, personel Satuan Brimob Polda Sumut memilih berlari menuju bahaya ketika sebagian orang berusaha menjauh. Dengan penuh keberanian dan rasa tanggung jawab, sebanyak 2 SST (Satuan Setingkat Peleton) Batalyon B Pelopor diterjunkan sebagai perbantuan kepada Polres Tebing Tinggi untuk mengamankan lokasi sekaligus membantu memadamkan kebakaran.
Dipimpin langsung oleh Wakil Komandan Batalyon B Pelopor, Kompol Yudiana Sahputra, S.Sos., M.H., personel Brimob bergerak cepat menuju titik kebakaran. Asap hitam yang membumbung tinggi dan kobaran api yang mengancam tidak menyurutkan langkah mereka. Dengan semangat pengabdian, para personel berjibaku memadamkan api sekaligus mengamankan area agar tidak menimbulkan korban maupun meluas ke bangunan lainnya.
Di tengah panasnya kobaran api dan kepulan asap yang menyelimuti lokasi, para personel tetap bertahan. Bagi Brimob, keselamatan masyarakat adalah panggilan tugas yang harus dijawab tanpa ragu. Berkat kerja keras, koordinasi yang solid, serta sinergi bersama Polres Tebing Tinggi dan unsur terkait, api akhirnya berhasil dikendalikan hingga padam.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kehadiran Brimob Sumut di lokasi bukan sekadar menjalankan tugas, melainkan menjadi bukti nyata bahwa negara selalu hadir di saat masyarakat menghadapi keadaan sulit. Ketika musibah datang tanpa peringatan, personel Brimob tampil sebagai garda terdepan yang siap mengorbankan tenaga, waktu, bahkan keselamatan demi melindungi sesama.
Komandan Satuan Brimob Polda Sumut, Kombes Pol. M. Rendra Salipu, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa kesiapsiagaan adalah kehormatan sekaligus jati diri setiap insan Brimob.
“Kesiapsiagaan merupakan jati diri Brimob. Setiap personel harus mampu bertindak cepat, profesional, dan bersinergi dengan seluruh unsur dalam setiap penugasan, sehingga keamanan masyarakat tetap terjaga dan setiap situasi darurat dapat ditangani secara optimal,” tegasnya.
Meski kobaran api telah berhasil dipadamkan, pengabdian personel belum berakhir. Hingga kegiatan selesai, personel Batalyon B Pelopor tetap bersiaga di lokasi guna mengantisipasi kemungkinan munculnya titik api baru serta mendukung proses penyelidikan yang masih dilakukan aparat berwenang.
Musibah ini menjadi pengingat bahwa di balik setiap seragam Brimob terdapat dedikasi, keberanian, dan keikhlasan untuk selalu hadir bagi masyarakat. Saat yang lain menyelamatkan diri, Brimob justru melangkah maju menghadapi bahaya, memastikan setiap keadaan darurat dapat ditangani demi menjaga keamanan dan keselamatan bersama.
Indra/humas













