Merah Putih Berkibar di Astaka Pancing, Air Mata dan Doa Mengiringi HUT ke-81 Kemerdekaan RI

- Penulis

Senin, 17 Agustus 2026 - 04:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DELI SERDANG — Pagi 17 Agustus 2026 di Lapangan Astaka Pancing, Jalan Willem Iskandar Pancing, Kabupaten Deli Serdang, bukan sekadar pagi biasa.

Di bawah langit Indonesia, Sang Merah Putih kembali dikibarkan. Namun di balik warna merah dan putih yang menari di ujung tiang bendera, tersimpan kisah panjang tentang darah, air mata, pengorbanan, dan doa para pahlawan yang telah mengantarkan bangsa ini menuju kemerdekaan.

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menggelar Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan penuh khidmat. Ribuan langkah seakan berhenti sejenak, suara-suara menjadi hening, ketika penghormatan diberikan kepada mereka yang telah gugur demi satu kata yang begitu mahal harganya: MERDEKA.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

TNI dan Polri, ASN, pelajar, organisasi kepemudaan, tokoh masyarakat dan agama, para undangan serta masyarakat hadir dalam satu barisan. Tidak ada perbedaan di antara mereka pagi itu. Semuanya berdiri di bawah satu bendera, satu tanah air, dan satu nama: Indonesia.

Satuan Brimob Polda Sumut turut hadir sebagai peserta upacara sekaligus mendukung pengamanan bersama unsur terkait. Bagi personel Brimob, kehadiran di tengah momentum kemerdekaan bukan hanya sebuah tugas, tetapi juga bentuk penghormatan kepada para pendahulu bangsa yang telah mempertaruhkan jiwa dan raga.

Ketika Sang Merah Putih perlahan naik ke puncak tiang, suasana berubah menjadi begitu hening.

Mata memandang ke atas.

Hati tertunduk.

Dan mungkin, di dalam hati sebagian orang terlintas sebuah pertanyaan sederhana:

“Mampukah kita menghargai kemerdekaan yang dahulu diperjuangkan dengan nyawa?”

Mengheningkan cipta pun dilakukan.

Untuk para pahlawan yang namanya tercatat dalam sejarah.

Untuk mereka yang tidak sempat melihat Indonesia merdeka.

Untuk mereka yang pergi tanpa meminta balasan.

Untuk mereka yang hanya meninggalkan pesan sederhana kepada generasi penerus: jaga Indonesia.

Rangkaian upacara dilanjutkan dengan pembacaan Pancasila, Pembukaan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945, doa, amanat Inspektur Upacara, serta lagu-lagu perjuangan dan nasional.

Baca Juga:  KORBAN PENCULIKAN DAN PENGANIAYAAN MEMINTA POLDA JAMBI TANGKAP AKTOR INTELEKTUAL,AMRI KUSUMA

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Gubernur Sumatera Utara Ir. M. Bobby Afif Nasution. Turut hadir Wakil Gubernur Sumatera Utara H. Surya, B.Sc., Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Hendy Antariksa, Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto, serta jajaran Forkopimda Sumatera Utara lainnya.

Di sisi lain, personel Satuan Brimob Polda Sumut bersama unsur terkait melaksanakan monitoring dan pengamanan di sekitar lokasi. Setiap pergerakan dipantau untuk memastikan masyarakat dapat mengikuti seluruh rangkaian upacara dengan aman dan nyaman.

Hingga upacara berakhir, situasi di Lapangan Astaka Pancing dan sekitarnya berlangsung aman, tertib, dan kondusif tanpa adanya gangguan keamanan maupun kejadian menonjol.

Namun, ketika upacara selesai dan barisan mulai meninggalkan lapangan, semangat kemerdekaan tidak boleh ikut berakhir.

Sebab kemerdekaan bukan hanya tentang bendera yang dikibarkan setiap 17 Agustus.

Kemerdekaan adalah tentang anak-anak yang hari ini bisa bersekolah tanpa suara tembakan perang.

Tentang keluarga yang bisa berkumpul tanpa takut kehilangan orang tercinta.

Tentang rakyat yang masih bisa berdiri tegak dan menyebut nama bangsanya dengan bangga.

Dan tentang kewajiban kita untuk menjaga negeri ini agar pengorbanan para pahlawan tidak menjadi sia-sia.

Dari Astaka Pancing, Sang Merah Putih kembali berkibar.

Bukan sekadar sebagai lambang negara, tetapi sebagai saksi bahwa perjuangan para pahlawan masih hidup di dalam hati anak-anak bangsa.

Merah itu darah perjuangan.

Putih itu kesucian pengorbanan.

Dan ketika keduanya berkibar di langit Indonesia, seakan terdengar pesan dari mereka yang telah pergi:

“Jangan sia-siakan kemerdekaan yang kami tebus dengan nyawa.”

Selamat HUT ke-81 Republik Indonesia.

Teruslah berkibar, Merah Putih.

Selama Indonesia masih berdiri, semangat para pahlawan tidak akan pernah mati.

Indra/humas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pakarinvestigasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SIMPANG TITI PAPAN JADI NERAKA KEMACETAN! Bertahun-Tahun Terabaikan, Rakyat Dipaksa Bertaruh Waktu dan Keselamatan di Jalan Rusak
“TOLAK EKSEKUSI! WARGA PASAR IV HELVETIA BERTAHAN DI TENGAH ANCAMAN PENGOSONGAN: ‘KAMI SIAP MATI DEMI TANAH INI!’”
TRAGIS! DANA IRIGASI P3TGAI ASAHAN DISOROT, ENAM KELOMPOK PETANI MENGAKU TERLILIT UTANG DAN TEKANAN — Rp570 JUTA DIPERSOALKAN, APH DITANTANG UNGKAP FAKTA!
SK PBNU Belum Terbit, Bayang-Bayang Pilpres 2029 Menguat: Ambisi Saifullah Yusuf dan Perebutan Pengaruh di Jantung Nahdlatul Ulama
SELAMATKAN GENERASI DARI CENGKERAMAN NARKOBA! Brimob dan Ditresnarkoba Polda Sumut Gerebek Lokasi di Medan, 8 Pria Diamankan
PROF. DR. KH. SUTAN NASOMAL SEMATKAN GELAR CFLE KE-2.500 KEPADA AHMAD HUSEIN BATU BARA, AMANAH BARU UNTUK MEMPERJUANGKAN KEADILAN
BNCT Buka Jalan Kolaborasi Logistik Indonesia–Malaysia, Pelabuhan Belawan Bidik Peluang Pasar Regional
Ketum Relawan Tegak Lurus Prabowo Arse Pane Ucapkan Selamat atas Pelantikan Hj. Lilis Tutilaswati Suganda sebagai Bendahara PDBI DKI Jakarta
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 03:01 WIB

SIMPANG TITI PAPAN JADI NERAKA KEMACETAN! Bertahun-Tahun Terabaikan, Rakyat Dipaksa Bertaruh Waktu dan Keselamatan di Jalan Rusak

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:36 WIB

“TOLAK EKSEKUSI! WARGA PASAR IV HELVETIA BERTAHAN DI TENGAH ANCAMAN PENGOSONGAN: ‘KAMI SIAP MATI DEMI TANAH INI!’”

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:18 WIB

TRAGIS! DANA IRIGASI P3TGAI ASAHAN DISOROT, ENAM KELOMPOK PETANI MENGAKU TERLILIT UTANG DAN TEKANAN — Rp570 JUTA DIPERSOALKAN, APH DITANTANG UNGKAP FAKTA!

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:25 WIB

SK PBNU Belum Terbit, Bayang-Bayang Pilpres 2029 Menguat: Ambisi Saifullah Yusuf dan Perebutan Pengaruh di Jantung Nahdlatul Ulama

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:21 WIB

SELAMATKAN GENERASI DARI CENGKERAMAN NARKOBA! Brimob dan Ditresnarkoba Polda Sumut Gerebek Lokasi di Medan, 8 Pria Diamankan

Berita Terbaru