MEDAN BELAWAN, 15 Juni 2026 — Pergantian tahun dalam kalender Islam bukan sekadar pergantian angka. Ia adalah jeda untuk merenung, ruang untuk memperbaiki diri, dan kesempatan untuk menata kembali langkah yang mungkin pernah tersesat dalam perjalanan kehidupan.
Menyambut datangnya Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, suasana penuh harap dan doa turut mengalir dari jajaran Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia. Di tengah hiruk-pikuk kehidupan dan berbagai tantangan yang dihadapi bangsa, momentum tahun baru Hijriah menjadi pengingat bahwa setiap manusia selalu memiliki kesempatan untuk memulai kembali dengan niat yang lebih baik.
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, Jenderal Polisi (Purn) Drs. Agus Andrianto, S.H., M.H., bersama istri tercinta, Ny. Evi Agus Andrianto, menyampaikan ucapan selamat Tahun Baru Islam kepada seluruh masyarakat Indonesia.
“Semoga tahun baru ini membawa kedamaian, kebahagiaan, dan keberkahan bagi kita semua.”
Kalimat sederhana itu mengandung harapan yang begitu dalam. Harapan agar setiap keluarga diberikan ketenangan, setiap langkah dipenuhi keberkahan, dan setiap doa yang selama ini dipanjatkan menemukan jalan terbaik untuk dikabulkan oleh Allah SWT.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Di ujung utara Kota Medan, tepatnya di kawasan Pelabuhan Belawan yang setiap hari menjadi saksi lalu lalang manusia dari berbagai penjuru negeri dan dunia, semangat yang sama juga digaungkan oleh Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan, Eko Yudis Parlin Rajagukguk.
Bagi jajaran Imigrasi Belawan, Tahun Baru Islam bukan hanya momentum seremonial. Ia adalah panggilan nurani untuk terus memperbaiki diri, memperkuat integritas, dan menghadirkan pelayanan yang semakin tulus bagi masyarakat. Sebab sejatinya, pelayanan yang baik bukan hanya tentang menjalankan tugas, melainkan juga tentang menghadirkan manfaat bagi sesama.
Di tengah deru kapal yang datang dan pergi dari gerbang internasional Pelabuhan Belawan, terselip doa-doa yang mengudara. Doa agar negeri ini semakin damai, masyarakat semakin sejahtera, dan setiap insan diberikan kekuatan untuk menjadi pribadi yang lebih baik dibanding hari kemarin.
Tahun Baru Islam 1448 Hijriah mengajarkan bahwa hijrah bukan hanya berpindah tempat, melainkan berpindah dari kelalaian menuju kesadaran, dari keputusasaan menuju harapan, dan dari kekurangan menuju perbaikan.
Semoga setiap langkah yang akan ditempuh di tahun baru ini dipenuhi cahaya kebaikan. Semoga setiap air mata yang pernah jatuh berganti menjadi senyum kebahagiaan. Dan semoga setiap doa yang terucap di awal Muharram menjadi jalan hadirnya rahmat, keberkahan, serta keselamatan bagi seluruh rakyat Indonesia.
Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Mari membuka lembaran baru dengan hati yang bersih, niat yang tulus, dan harapan yang tidak pernah padam.
Indra













