Dari Jalanan ke Ruang Dialog, Ustadz Nabawi: “Suara Rakyat Tak Boleh Dipadamkan oleh Diamnya Pemimpin”

- Penulis

Jumat, 1 Mei 2026 - 04:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan — Di tengah gelombang keresahan yang sempat mengarah pada aksi turun ke jalan, sebuah keputusan penting akhirnya diambil. Rencana itu dibatalkan. Namun, seperti ditegaskan Ustadz Nabawi, yang surut hanyalah langkah kaki di jalanan—bukan suara hati masyarakat Belawan.

“Perjuangan ini bukan tentang siapa yang paling keras berteriak di jalan, tapi siapa yang paling tulus memperjuangkan kebenaran,” ucapnya, lirih namun tegas.

Sebagai gantinya, Porkofinda Kota Medan akan menggelar forum diskusi, sebuah ruang yang diharapkan mampu menampung kegelisahan warga sekaligus menjembatani harapan yang selama ini terasa jauh dari genggaman. Waktu dan tempat memang belum ditentukan, tetapi pesan yang dibawa sudah jelas: dialog harus hidup, dan suara rakyat harus didengar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di sisi lain, Ustadz Nabawi juga mengajak masyarakat Belawan untuk tetap menjaga ketenangan. Dalam pesannya, ia mengingatkan bahwa amarah yang tak terkendali hanya akan melukai perjuangan itu sendiri.

Baca Juga:  Brimob Sumut Tebar Kasih di Hari Minggu, Sembako Dibagikan untuk Warga yang Membutuhkan di Sekitar Mako

“Menahan diri bukan berarti menyerah. Justru di situlah letak kekuatan kita—menjaga marwah perjuangan tanpa melanggar hukum,” tuturnya.

Namun, ketenangan itu bukan tanpa batas. Ada harapan yang dititipkan, sekaligus peringatan yang disampaikan. Kepada Wali Kota Medan, Ustadz Nabawi menegaskan pentingnya kehadiran seorang pemimpin di tengah rakyatnya—bukan sekadar dalam janji, tetapi dalam tindakan nyata.

“Jika pemimpin terus memilih diam, maka rakyat akan mencari jalannya sendiri untuk bersuara,” katanya.

Dan bila suara itu kembali tak mendapat ruang, maka langkah berikutnya telah disiapkan. Aksi di Kantor Wali Kota Medan disebut akan menjadi pilihan, bukan sebagai ancaman, melainkan sebagai ikhtiar terakhir agar suara yang lama terpendam bisa benar-benar didengar.

Di Belawan, malam mungkin kembali tenang. Namun di balik ketenangan itu, ada bara yang tetap menyala—menunggu jawaban, menunggu kehadiran, menunggu keadilan yang tak kunjung tiba.

Indra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pakarinvestigasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KLAIM ULAYAT TAPI PAKAI SKRPT PRIBADI: RONALDI TAK BISA BUKTIKAN LEGALITAS TANAH HPL, MALAH SESUMBAR DAN BLOKIR MEDIA! KAPOLRES SIAK, TANGKAP TERLAPOR!!
Api Mengamuk di KEK Sei Mangkei, Brimob Polda Sumut Bergerak Cepat Bantu Pemadaman — Tiga Nyawa Tak Terselamatkan
Hujan dan Angin Tak Jadi Penghalang, Tim SAR Brimob Terobos Cuaca Ekstrem Buka Kembali Jalan Warga Medan Tembung
Kematian Winda Lorenza Gowasa Masih Berselimut Tanya, Keluarga Desak Ekshumasi: “Kami Ingin Kebenaran, Bukan Perdamaian”
Diduga Abaikan K3, Tiga Pencari Nafkah Meregang Nyawa di Dalam Palka KM Pulau Samosir: Masuk untuk Menolong, Tak Pernah Kembali Bernyawa
Empat Kali Didatangi Wartawan, Bank Mandiri Masih Bungkam: 54 Cek Dipersoalkan di Sidang, Nasabah Dikabarkan Siap Tarik Dana
Satu Dekade AMPHIBI: Menanam Mangrove, Menjaga Warisan, Menitipkan Harapan untuk Anak Cucu
Motor Mahasiswi Raib di Siang Bolong, Dikunci Tak Berarti Aman: Pencuri Beraksi di Depan Kos Medan Perjuangan
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 08:31 WIB

KLAIM ULAYAT TAPI PAKAI SKRPT PRIBADI: RONALDI TAK BISA BUKTIKAN LEGALITAS TANAH HPL, MALAH SESUMBAR DAN BLOKIR MEDIA! KAPOLRES SIAK, TANGKAP TERLAPOR!!

Kamis, 3 September 2026 - 15:40 WIB

Api Mengamuk di KEK Sei Mangkei, Brimob Polda Sumut Bergerak Cepat Bantu Pemadaman — Tiga Nyawa Tak Terselamatkan

Kamis, 3 September 2026 - 08:21 WIB

Hujan dan Angin Tak Jadi Penghalang, Tim SAR Brimob Terobos Cuaca Ekstrem Buka Kembali Jalan Warga Medan Tembung

Kamis, 3 September 2026 - 00:29 WIB

Kematian Winda Lorenza Gowasa Masih Berselimut Tanya, Keluarga Desak Ekshumasi: “Kami Ingin Kebenaran, Bukan Perdamaian”

Selasa, 1 September 2026 - 09:04 WIB

Diduga Abaikan K3, Tiga Pencari Nafkah Meregang Nyawa di Dalam Palka KM Pulau Samosir: Masuk untuk Menolong, Tak Pernah Kembali Bernyawa

Berita Terbaru