Di Balik Sabuk dan Keringat Perjuangan, Dansat Brimob Polda Sumut Bangun Generasi Karateka Berkarakter dan Berprestasi

- Penulis

Senin, 11 Mei 2026 - 05:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Deli Serdang — Minggu pagi di GOR Dispora Pancing, Jalan Williem Iskandar, Percut Sei Tuan, dipenuhi semangat, harapan, dan perjuangan ratusan anak muda yang datang membawa mimpi besar di dada mereka. Dengan mengenakan seragam karate dan ikat kepala penuh keyakinan, para karateka berdiri tegap menanti satu momen penting dalam perjalanan hidup mereka: Ujian Kenaikan Tingkat/Kyu Semester Ganjil Inkanas Sumut Tahun 2026.

Di tengah ribuan pasang mata yang penuh harapan itu, Komandan Satuan Brimob Polda Sumut, Kombes Pol. Rantau Isnur Eka, S.I.K., M.M., M.H., M.Han., hadir memimpin langsung jalannya upacara. Kehadirannya bukan sekadar membuka kegiatan, tetapi menjadi simbol dukungan dan semangat bagi generasi muda Sumatera Utara untuk terus berjuang menjadi pribadi yang tangguh dan berkarakter.

Sebanyak 862 karateka dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Utara mengikuti ujian tersebut. Mereka datang membawa cerita perjuangan masing-masing. Ada yang rela berlatih hingga larut malam, menahan lelah sepulang sekolah, bahkan ada yang harus menempuh perjalanan jauh demi bisa berdiri di arena ujian itu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bagi mereka, sabuk bukan hanya selembar kain yang melingkar di pinggang. Sabuk adalah simbol perjuangan, kedisiplinan, air mata, dan pengorbanan yang selama ini mereka jalani dalam diam.

Suasana GOR terasa begitu hidup. Teriakan semangat, suara hentakan kaki, dan tatapan penuh fokus dari para karateka menciptakan pemandangan yang menggugah hati. Di sudut ruangan, tampak para orang tua menyaksikan anak-anak mereka dengan mata berkaca-kaca, bangga melihat perjuangan yang selama ini dijalani tidak sia-sia.

Baca Juga:  SIPP PN BATAM SEMBUNYIKAN JADWAL SIDANG DJU SENG,ADA APA ?

Dalam sambutannya, Kombes Pol. Rantau Isnur Eka menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya tentang kemampuan bela diri semata, tetapi tentang membentuk karakter generasi muda agar memiliki mental baja, loyalitas, kedisiplinan, dan jiwa sportivitas yang tinggi.

“Karate bukan hanya soal menang atau kalah. Karate mengajarkan tentang menghormati, berjuang, dan menjadi manusia yang kuat dalam menghadapi kehidupan,” ungkapnya penuh semangat.

Ia juga menyampaikan bahwa Satuan Brimob Polda Sumut bersama pengurus Inkanas Sumut tengah merencanakan perlombaan karate sebagai wadah pembinaan dan pengembangan bakat atlet muda di Sumatera Utara.

Momen tersebut terasa semakin mengharukan ketika satu per satu karateka menunjukkan kemampuan terbaik mereka di hadapan para penguji. Keringat yang menetes, napas yang terengah, hingga semangat pantang menyerah menjadi bukti bahwa mereka sedang ditempa bukan hanya menjadi atlet, tetapi juga menjadi generasi masa depan yang kuat dan bermartabat.

Dengan semangat Bushi-Do, Inkanas Sumut terus berkomitmen melahirkan karateka yang tidak hanya berprestasi di arena pertandingan, tetapi juga memiliki hati yang rendah, jiwa yang disiplin, dan keberanian untuk menghadapi kerasnya kehidupan.

Di balik setiap pukulan dan tendangan yang dilatih selama ini, tersimpan doa orang tua, perjuangan para pelatih, dan mimpi besar anak-anak Sumatera Utara untuk mengharumkan nama daerahnya hingga ke tingkat nasional bahkan internasional.

Humas/indra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pakarinvestigasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pelindo Regional 1 Belawan Perkuat Integrasi Layanan, Penerbitan Nota Beralih Mulai 1 November 2026
Enam Kelompok P3A Mengaku Tertekan, Pekerjaan Tersendat, APH dan BWS Didesak Bongkar Dugaan Permainan Dana
Pelindo Multi Terminal Hadirkan Jamur Berdaya HUB, Buka Peluang Usaha dan Kemandirian Ekonomi Masyarakat
Optimalisasi Aset Negara, KSOP Utama Belawan dan Pelindo Resmi Sepakati Tukar Menukar BMN
SIMPANG TITI PAPAN JADI NERAKA KEMACETAN! Bertahun-Tahun Terabaikan, Rakyat Dipaksa Bertaruh Waktu dan Keselamatan di Jalan Rusak
“TOLAK EKSEKUSI! WARGA PASAR IV HELVETIA BERTAHAN DI TENGAH ANCAMAN PENGOSONGAN: ‘KAMI SIAP MATI DEMI TANAH INI!’”
TRAGIS! DANA IRIGASI P3TGAI ASAHAN DISOROT, ENAM KELOMPOK PETANI MENGAKU TERLILIT UTANG DAN TEKANAN — Rp570 JUTA DIPERSOALKAN, APH DITANTANG UNGKAP FAKTA!
SK PBNU Belum Terbit, Bayang-Bayang Pilpres 2029 Menguat: Ambisi Saifullah Yusuf dan Perebutan Pengaruh di Jantung Nahdlatul Ulama
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 00:17 WIB

Pelindo Regional 1 Belawan Perkuat Integrasi Layanan, Penerbitan Nota Beralih Mulai 1 November 2026

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:34 WIB

Enam Kelompok P3A Mengaku Tertekan, Pekerjaan Tersendat, APH dan BWS Didesak Bongkar Dugaan Permainan Dana

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:33 WIB

Pelindo Multi Terminal Hadirkan Jamur Berdaya HUB, Buka Peluang Usaha dan Kemandirian Ekonomi Masyarakat

Jumat, 30 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Optimalisasi Aset Negara, KSOP Utama Belawan dan Pelindo Resmi Sepakati Tukar Menukar BMN

Kamis, 29 Oktober 2026 - 03:01 WIB

SIMPANG TITI PAPAN JADI NERAKA KEMACETAN! Bertahun-Tahun Terabaikan, Rakyat Dipaksa Bertaruh Waktu dan Keselamatan di Jalan Rusak

Berita Terbaru