MELAWI, KALIMANTAN BARAT – Di tengah keterbatasan yang dihadapi, seorang putri daerah berhasil membuktikan bahwa mimpi besar tidak mengenal batas. Irma Pirnanda, siswi kelas XII SMA Negeri 1 Nanga Pinoh (SMANSA), sukses mengharumkan nama Kabupaten Melawi setelah dinobatkan sebagai Putri Remaja Indonesia Kalimantan Barat Favorit 2026 sekaligus meraih gelar Juara Umum, sebuah prestasi bergengsi yang membanggakan seluruh masyarakat Melawi.
Irma, kelahiran Nanga Pinoh, 1 Maret 2008, merupakan putri asli Desa Tanjung Niaga, Kecamatan Tanjung Niaga, Kabupaten Melawi. Putri dari Wagino ini dikenal sebagai pribadi yang tangguh, pekerja keras, dan tidak pernah menyerah mengejar impiannya, meski harus menghadapi berbagai keterbatasan.
Perjalanan menuju panggung prestasi tidak dilalui dengan mudah. Tanpa sokongan besar, Irma memilih berjuang dengan kemampuan sendiri. Pengorbanan tenaga, waktu, hingga biaya pribadi rela ia keluarkan demi satu tujuan: membawa nama Kabupaten Melawi dan almamaternya bersinar di tingkat provinsi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Usahanya pun berbuah manis. Di tengah persaingan ketat dari peserta se-Kalimantan Barat, Irma berhasil berdiri di puncak, membuktikan bahwa putri daerah dari pelosok Melawi mampu bersaing dan menjadi yang terbaik.
Namun perjuangan itu belum berakhir. Setelah mengukir prestasi di tingkat provinsi, Irma kini akan mewakili Kalimantan Barat menuju ajang nasional di Jakarta. Sayangnya, langkah menuju panggung nasional masih terkendala keterbatasan dukungan.
Dengan penuh harap, Irma memohon perhatian dan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Melawi, Dinas Pendidikan, pihak sekolah, para pelaku usaha, hingga seluruh masyarakat agar cita-citanya membawa nama Melawi di tingkat nasional tidak terhenti di tengah jalan.
“Saya berharap Pemerintah Kabupaten Melawi, Dinas Pendidikan, pihak sekolah, dan seluruh masyarakat dapat memberikan dukungan agar saya bisa melanjutkan perjuangan di tingkat nasional serta terus mengharumkan nama Kabupaten Melawi dan dunia pendidikan,” ujar Irma penuh harap.
Prestasi Irma bukan sekadar kemenangan pribadi, tetapi menjadi simbol bahwa anak-anak daerah memiliki potensi luar biasa apabila diberi kesempatan dan dukungan. Sudah saatnya prestasi seperti ini mendapat perhatian nyata, agar semangat generasi muda Melawi tidak padam hanya karena keterbatasan biaya.
Kini, harapan itu tertuju kepada Pemerintah Kabupaten Melawi dan seluruh elemen masyarakat. Akankah putri terbaik Melawi ini mendapat dukungan untuk melangkah ke panggung nasional dan kembali mengibarkan nama daerah di Jakarta? Waktu yang akan menjawab.
Penulis: Dimas Maulana Rahim
Kaperwil Kalimantan Barat













