Belawan – Pelabuhan Belawan kembali menunjukkan geliatnya sebagai salah satu simpul perdagangan strategis di kawasan Asia Tenggara. Peluang terbukanya jalur pelayaran barge yang menghubungkan Belawan–Port Klang, Malaysia, kini mulai memasuki tahap penjajakan serius dan diyakini berpotensi menjadi babak baru dalam memperkuat konektivitas logistik lintas negara.
Langkah awal tersebut ditandai dengan kunjungan Mitra Shipping melalui anak usahanya, Pelayaran Synergi Samudera Sukses (PSSS), ke PT Belawan New Container Terminal (BNCT). Kunjungan ini bukan sekadar agenda silaturahmi, melainkan bagian dari proses evaluasi menyeluruh terhadap peluang pengembangan layanan pelayaran baru yang dinilai mampu mempercepat arus distribusi barang antara Indonesia dan Malaysia.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan meninjau langsung fasilitas Terminal A dan Terminal B BNCT sekaligus menggali berbagai informasi terkait kesiapan infrastruktur, kapasitas operasional terminal, hingga dukungan layanan yang dibutuhkan apabila rute strategis tersebut resmi dibuka.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Tak hanya itu, diskusi intensif juga berlangsung membahas potensi pasar, pola pergerakan kargo, efisiensi operasional, hingga berbagai tantangan yang harus dipersiapkan demi menghadirkan layanan logistik yang kompetitif dan berkelanjutan.
Corporate Secretary PT Belawan New Container Terminal, Rizki Affandi Nasution, menegaskan bahwa setiap upaya membuka konektivitas baru merupakan sinyal positif bagi perkembangan industri logistik nasional.
“Setiap inisiatif untuk mengembangkan konektivitas logistik merupakan peluang yang patut diapresiasi. BNCT terbuka untuk berdiskusi dengan seluruh mitra usaha dalam memahami kebutuhan operasional maupun potensi layanan yang dapat memberikan manfaat bagi pengguna jasa dan mendukung kelancaran arus perdagangan,” ujarnya.
Menurut Rizki, keberhasilan menghadirkan layanan baru tidak hanya ditentukan oleh kesiapan fasilitas pelabuhan, tetapi juga harus ditopang oleh kebutuhan pasar yang nyata, efisiensi operasional, serta sinergi yang kuat antara seluruh pelaku dalam rantai logistik.
Ia menambahkan, proses kajian yang dilakukan calon pengguna jasa menjadi tahapan penting sebelum layanan baru dapat direalisasikan secara optimal dan memberikan manfaat bagi dunia usaha.
Sebagai salah satu pintu gerbang perdagangan utama di wilayah barat Indonesia, Pelabuhan Belawan dinilai memiliki posisi yang sangat strategis. Di tengah meningkatnya kebutuhan akan sistem logistik yang lebih cepat, efisien, dan terintegrasi, penjajakan rute Belawan–Port Klang menjadi harapan baru bagi penguatan perdagangan regional sekaligus meningkatkan daya saing pelabuhan Indonesia di tingkat internasional.
Kolaborasi antara operator terminal dan perusahaan pelayaran ini diharapkan menjadi fondasi lahirnya konektivitas logistik yang semakin kuat, membuka peluang investasi, memperluas jaringan perdagangan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan di masa mendatang.
Indra/humas













