Belitung Timur ~Ketua Panitia MTQH Kabupaten Beltim Tahun 2026 Sarjano mengatakan pelaksanaan MTQH tingkat kabupaten menjadi langkah awal dalam mempersiapkan kafilah Beltim menuju MTQH Tingkat Provinsi Kepulauan Babel, Jumat (03/07/2026).
Menurutnya, peserta-peserta terbaik hasil MTQH akan kembali menjalani pembinaan sebelum diberangkatkan ke tingkat provinsi. Selain itu, LPTQ juga akan melakukan penjaringan terhadap peserta potensial untuk cabang-cabang yang belum diperlombakan di tingkat kabupaten melalui seleksi di masing-masing kecamatan.
“Ini sebagai persiapan awal kita untuk mengikuti MTQH tingkat provinsi. Hasil-hasil terbaik ini nantinya akan kita lakukan pembinaan sebelum diberangkatkan. Untuk cabang yang belum diperlombakan, kita juga akan meminta kecamatan mengirimkan potensi-potensi terbaiknya untuk diseleksi dan dibina,” kata Sarjano.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Lebih lanjut, Sarjano mengatakan keterbatasan anggaran membuat beberapa cabang belum dapat diperlombakan pada MTQH tahun ini. Meski demikian, LPTQ tetap memprioritaskan pembinaan berkelanjutan agar qari dan qariah Beltim memiliki persiapan yang lebih matang menuju MTQH tingkat provinsi.
“Yang lebih utama sebenarnya adalah pembinaan. Selama ini peserta baru dikumpulkan beberapa hari sebelum berangkat ke provinsi. Ke depan kita ingin pola pembinaan itu diubah, sehingga dilakukan sejak awal. Dengan begitu, kualitas qari dan qariah Beltim akan semakin meningkat,” ujarnya.
Pada MTQH Kabupaten Beltim Tahun 2026, Kecamatan Manggar berhasil keluar sebagai juara umum dengan perolehan nilai 230.
Posisi kedua diraih Kecamatan Gantung dengan nilai 175, disusul Kecamatan Dendang dengan nilai 110, Kecamatan Kelapa Kampit 90, Kecamatan Simpang Renggiang 80, Kecamatan Simpang Pesak 65, dan Kecamatan Damar dengan nilai 60.
Hasil tersebut selanjutnya akan menjadi dasar bagi LPTQ Kabupaten Beltim dalam menyusun dan membina kafilah yang akan mewakili Beltim pada MTQH Tingkat Provinsi Kepulauan Babel. (Arsoyo)













