MBG Diduga Jadi Bancakan! Penipuan, Penggelapan, dan Rekayasa Data Seret Yayasan Prabu Foundation ke Polda Sumut

- Penulis

Selasa, 21 April 2026 - 04:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang seharusnya menjadi harapan bagi siswa justru diduga berubah menjadi ladang permainan oknum. Dugaan penipuan, penggelapan, hingga rekayasa data dalam pendirian dapur MBG di Jalan Raya Menteng, Gang Benteng, kini mencuat ke permukaan dan memantik kemarahan publik.

Kasus ini memasuki babak serius setelah korban, Hj. Srijati Pohan, memastikan akan melaporkan pihak yang mengatasnamakan Yayasan Prabu Foundation ke Polda Sumatera Utara.

“Saya tidak akan diam. Saya merasa ditipu dan dirugikan. Ini akan saya bawa ke ranah hukum,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Nama Asep dan Ita muncul sebagai pihak yang mengklaim sebagai pemilik yayasan. Namun hingga kini, legalitasnya masih gelap. Tidak ada kejelasan dokumen yang dapat dipertanggungjawabkan, membuka dugaan kuat adanya rekayasa dan manipulasi dalam proses pendirian dapur MBG tersebut.

Alih-alih memberikan jawaban terang, Asep justru memilih menghindar. Konfirmasi yang dilayangkan hanya dibalas dengan kiriman pemberitaan sepihak yang belum jelas validitasnya—sebuah respons yang dinilai tidak menjawab substansi, bahkan terkesan menutup-nutupi.

Sementara itu, Ita berlindung di balik kuasa hukum.

“Semua sudah saya serahkan ke pengacara saya,” ujarnya singkat.

Baca Juga:  Pelindo Regional 1 Raih Penghargaan, Dentuman Beduk Idul Adha Satukan Harmoni Belawan

Kuasa hukum pun menanggapi dengan nada menantang:

“Silakan buktikan jika merasa dirugikan. Kami siap menghadapi.”

Namun pernyataan tersebut tak menjawab satu hal penting: ke mana aliran dana program MBG yang seharusnya berjalan?

Hasil penelusuran tim investigasi justru mengungkap dampak yang lebih memprihatinkan. SMP Negeri 23 Medan disebut ikut menjadi korban. Program MBG yang seharusnya dinikmati siswa justru tersendat, bahkan terancam tidak berjalan akibat polemik ini.

Ini bukan sekadar konflik biasa. Ini menyangkut hak dasar siswa.

Jika anggaran sudah disalurkan namun program tidak berjalan, maka publik berhak bertanya: siapa yang bermain? ke mana uang itu mengalir? dan siapa yang harus bertanggung jawab?

Desakan keras kini mengarah ke Kapolda Sumatera Utara untuk segera turun tangan. Pemeriksaan menyeluruh terhadap pihak-pihak yang terlibat dinilai mendesak, guna membongkar dugaan praktik kotor di balik program pemerintah tersebut.

Kasus ini berpotensi menjadi skandal besar jika tidak segera diungkap. Sebab, yang dipertaruhkan bukan hanya uang negara, tetapi juga masa depan dan hak gizi anak-anak.

Jika benar ada penyimpangan, maka ini bukan sekadar kejahatan hukum—ini adalah pengkhianatan terhadap rakyat.

Ind

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pakarinvestigasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satu Dekade AMPHIBI: Menanam Mangrove, Menjaga Warisan, Menitipkan Harapan untuk Anak Cucu
Dari Ruang Rapat Polda Sumut, Alarm untuk Mafia LPG Bersubsidi Dinyalakan: Tabung Hijau Harus Kembali ke Rakyat!
Malam Mencekam di Pematangsiantar, Brimob Sumut Terjang Kobaran Api Demi Lindungi Masyarakat
Puting Beliung Terjang Medan Johor, Brimob Polda Sumut Gerakkan Dapur Lapangan dan Water Treatment
Pelindo Buka Ruang Suara Masyarakat, Pengembangan Pelabuhan Belawan Tak Boleh Meninggalkan Pesisir
Merah Putih Berkibar, Tawa Warga Menggema: BPC dan Relawan Tegak Lurus Prabowo Hidupkan Semangat Kemerdekaan di Paya Pasir
Prabowo: “Kita Tidak Membangun untuk Satu Masa Jabatan, Kita Membangun untuk Satu Abad Indonesia”
Api Pemusnahan Barang Bukti Kejaksaan Negeri Belawan: Ketika Barang Bukti Musnah, Harapan untuk Masa Depan Tetap Menyala
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 01:34 WIB

Satu Dekade AMPHIBI: Menanam Mangrove, Menjaga Warisan, Menitipkan Harapan untuk Anak Cucu

Jumat, 28 Agustus 2026 - 09:51 WIB

Dari Ruang Rapat Polda Sumut, Alarm untuk Mafia LPG Bersubsidi Dinyalakan: Tabung Hijau Harus Kembali ke Rakyat!

Minggu, 23 Agustus 2026 - 06:16 WIB

Malam Mencekam di Pematangsiantar, Brimob Sumut Terjang Kobaran Api Demi Lindungi Masyarakat

Rabu, 19 Agustus 2026 - 15:13 WIB

Puting Beliung Terjang Medan Johor, Brimob Polda Sumut Gerakkan Dapur Lapangan dan Water Treatment

Rabu, 19 Agustus 2026 - 08:50 WIB

Pelindo Buka Ruang Suara Masyarakat, Pengembangan Pelabuhan Belawan Tak Boleh Meninggalkan Pesisir

Berita Terbaru